bye bye

Dah lama banget ga nulis di sini. 2 hari kemarin ada masalah di kantor. Ga nyangka juga bisa jadi masalah. Mulanya cuma karena iseng doang, tidak ada maksud apa-apa. Eh ternyata lho lho kok jadi panjang gini buntutnya.

Masalah yg kemarin itu begini ceritanya (dengan gaya pembawa acara kismis) : … eh ga usah diceritain deh, hehehe, maaf ya..!! Saya males ngingetnya, asal mulanya, gimana kok akhirnya bisa jadi masalah, etc etc. Lagian masalahnya dah beres kok. Dah maaf2an juga sama org2 ybs. Langsung ke lesson learned-nya aja yah.

Jadi, yang dipelajari pertama adalah hati-hati dalam mengungkapkan sesuatu. Pilih kata-kata yg tepat, jangan terlalu transparanlah hahaha8x. Karena maksudnya bisa beda-beda ditangkap sama orang lain. Daripada memancing salah pengertian yg akhirnya semakin memperuncing masalah. Yang dipelajari kedua adalah konfirmasi. Penting lho untuk konfirmasi dulu dengan orang ybs sebelum menyebarkan sesuatu. Supaya kedua belah pihak memiliki pemahaman yg sama.

Owya, sekalian nih mau membuat pernyataan lain. Berhubung situs ini sekarang leleeet banget dibuka dari kantor, saya jadi males buka situs ini. Jadinya saya males juga nulis di blog ini. Karena itu saya menyatakan, saya tidak lagi mengupdate blog ini, sekarang saya nulisnya dah pindah ke tempat yg lain. Tempatnya dimana? Hmmm… yg mau tau japri aja yaa… hahahahaha ;P (belagu mode : on) See you )

bye bye

Dah lama banget ga nulis di sini. 2 hari kemarin ada masalah di kantor. Ga nyangka juga bisa jadi masalah. Mulanya cuma karena iseng doang, tidak ada maksud apa-apa. Eh ternyata lho lho kok jadi panjang gini buntutnya. Masalah yg...

Mutilasi di tebet

Di suatu malam… cuaca dingin dan hujan rintik rintik, air bergelombang, dua mata air membuat lingkaran, adik minta topi kasih onde-onde.. *halaaaah, ga penting*

Suara seorang perempuan dengan usia kira-kira kepala tiga memecah keramaian… "Pak, kuping dua! Mata dua! Hidung satu! Kaki satu! Pipi satu! Otak satu!" Si bapak menyiapkan golok, pisau, memotong-motong dan memasukkan semuanya ke dalam sebuah mangkuk besar. Astagaaaa, sadis sekali perempuan ini.. Kemudian, orang-orang mulai berdatangan dan aksi mutilasi kembali terjadi. "Daging! Otak! Kaki!" dst.. dst..  Dan saya? Saya diam seribu bahasa. Rasa lapar dan nafsu makan saya hilang seketika terbang entah kemana.

Sementara, korban sudah tidak berbentuk lagi sebab semua bagian badannya sudah dipreteli untuk memenuhi permintaan orang-orang yg menjadi sadis karena kelaparan dan cuaca yg  dingin. Duh, kasihan sekali nasibmu…

=== Kejadian di atas adalah suasana yang katanya kerap terjadi di sebuah warung sop kambing. Saya cuma sekali kesana dan tidak berniat untuk kembali lagi ke sana ===

Mutilasi di tebet

Di suatu malam... cuaca dingin dan hujan rintik rintik, air bergelombang, dua mata air membuat lingkaran, adik minta topi kasih onde-onde.. *halaaaah, ga penting*Suara seorang perempuan dengan usia kira-kira kepala tiga memecah keramaian... Pak, kuping dua! Mata dua! Hidung satu!...

peraturan yg aneh

Mulai minggu lalu di kantor ada peraturan yang aneh. Semua motor non ***** dilarang memasuki area perusahaan. Yang membuat peraturan ini menjadi sangat aneh bin ajaib adalah peraturan ini diberlakukan kepada siapapun orang yang akan memasuki area perusahaan, apapun urusannya, bagaimanapun pembelaan dirinya, dll. Pokoknya jika Anda mengendarai sepeda motor non *****, dan Anda mempunyai keperluan di dalam area perusahaan, bersiap-siaplah untuk *diusir* oleh bapak-bapak satpam.

Korban-korban pun sudah mulai berjatuhan. Dimulai dari para karyawan, bahkan sampai vendor, subcont, tamu pun yang menyalahi aturan tsb juga dilarang masuk. Aneh banget… Kalau misalnya pegawai sendiri bolehlah agak-agak *ditegur* (masa tidak memakai produk perusahaan sendiri.. =) ). Tapi kalau vendor, subcont, tamu juga *diusir*, kan aneh… Mau pakai kendaraan merk apa, itu kan tetap hak asasi tiap-tiap orang. Bagaimanapun tidak semua orang akan beranggapan bahwa ***** selalu lebih unggul bukan? Hmm.. perusahaannya jadi narsis banget.. P

peraturan yg aneh

Mulai minggu lalu di kantor ada peraturan yang aneh. Semua motor non ***** dilarang memasuki area perusahaan. Yang membuat peraturan ini menjadi sangat aneh bin ajaib adalah peraturan ini diberlakukan kepada siapapun orang yang akan memasuki area perusahaan, apapun urusannya,...

Pocong kurang ajar!!!

Tadi malam saya mampir ke mall Gading untuk membeli sesuatu. Kira-kira jam 1/2 8 malam saya berjalan sendirian dari La Piazza ke mall Gading melewati jembatan penghubung di lantai 1. Jalan ini nantinya akan langsung ‘tembus’ ke mall Gading tepatnya di bioskop Gading 21. Area bioskop Gading 21 itu pencahayaannya remang-remang dengan dinding yang di-cat agak suram (menurut saya).

Seperti biasa yang saya lakukan jika berada di area bioskop manapun, saya akan berjalan pelan-pelan, sambil mengamati poster-poster film yang sedang diputar atau akan diputar. Tiba-tiba, saya melihat sebuah sosok, berwajah hitam bleketet, terbungkus rapat oleh kain putih, berdiri kira-kira 1m di depan saya tepat di depan loket bioskop. Deg, saya kaget, dan sampai meloncat kecil ke belakang.

Dan ampuuun dah, ternyata itu pocong-pocongan yang dipajang dalam rangka promosi sebuah film. Gila, kurang kerjaan banget sih pihak promotor. Untung saya dalam kondisi badan yang sehat wal afiat. Kalau ada orang yang punya penyakit jantung gimana coba? Malam-malam, sendirian, melewati area bioskop tersebut, dan melihat ‘benda’ itu? Ditambah area bioskop yang remang-remang plus ditambah kalau area bioskop lagi sepi… Nah, coba ya dibayangkan sendiri. Jika kalian mengalami kondisi itu, bagaimanakah reaksi kalian? P

Ada-ada aja cara promosi film jaman sekarang. Hari ini baca berita di detik, dan ternyata ‘benda pocong-pocongan’ ini juga dipasang di beberapa lokasi pinggir jalan di beberapa kota. Dududuuuh itu kan berbahahahahaya..!!! Maap ya kalau jadi rada esmosih. Tapi mbok ya pikir-pikir dulu dampak yang akan diakibatkan.

Nah, setelah selesai menceritakan uneg-uneg saya di atas, mari kita kembali ke saat setelah saya dikagetkan oleh ‘benda’ itu semalam. Setelah saya sadar bahwa itu pocong-pocongan, saya menenangkan diri sambil tersenyum kecut. Payah, kena deh dikerjain. Eh, tau-tau seorang mbak pegawai bioskop dan seorang mas security yang juga berdiri di depan loket lain di seberang ‘benda’ itu, sedang tersenyum-senyum melihat ke arah saya. Kuraaang ajaaaaaaar…..!!!! D

Pocong kurang ajar!!!

Tadi malam saya mampir ke mall Gading untuk membeli sesuatu. Kira-kira jam 1/2 8 malam saya berjalan sendirian dari La Piazza ke mall Gading melewati jembatan penghubung di lantai 1. Jalan ini nantinya akan langsung 'tembus' ke mall Gading tepatnya...

Selamat jalan Onil

Seorang lagi teman saya yang kembali ke pangkuan-Nya. Jumat siang setelah beberapa waktu terbaring koma.

Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya.
Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam;

Novie O’neal Talubun, selamat jalan teman…

Selamat jalan Onil

Seorang lagi teman saya yang kembali ke pangkuan-Nya. Jumat siang setelah beberapa waktu terbaring koma. Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya. Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada...