Archive for December, 2006

Dec 31 2006

Bad Hair Year

Published by KITA! under Uncategorized

Bad hair day… Hampir setiap orang pernah mengalaminya… suatu hari ketika rambut susah diatur, terlihat jelek banget, berantakan, acak-acakan, dst…

Aku mau cerita ttg rambut, plus cita-cita indahku tentang rambut. Mungkin banyak juga orang yang mengalami hal serupa: bermasalah dengan rambutnya sendiri.

Rambutku itu… aku kurang yakin masuk kategori apa… Lurus? Kalo kriteria rambut lurus itu seperti di iklan sampo, jelas gak termasuk kategori lurus. Kriting? Gak juga, apalagi kalo Edi Brokoli referensinya. Ikal? Ikal itu kan kriting yang gede-gede ya? Hmm… mungkin rambutku itu berada di antara ikal dan lurus. Gak lurus banget, juga gak ikal banget. Cita-citaku adalah pengen punya rambut seperti iklan sampo, yang lurus dan jatuh, biar gak perlu repot-repot ngeblow, gak perlu khawatir ada rambut bandel yang keluar-keluar kesana-kemari.

Dibandingkan dengan tahun lalu, tahun ini rasanya penuh dengan bad hair day deh… Tahun lalu aku masih bisa keluar rumah dengan rambut digerai (lihat foto).. Sedangkan tahun ini, hampir tiap hari gak pede sama rambut sehingga selalu dikuncir atau ditarik ke atas dengan jepit, hanya digerai setelah pulang dari salon. Akhir-akhir ini rasanya sih rambutku mudah sekali lepek. Baru sehari keramas, wangi samponya aja masih nempel di rambut, tapi rambutnya sudah lepek. Belum lagi adanya poni yang dilematis. Waktu minta dibikin poni itu, aku lagi bosan dengan potongan tanpa poni, awalnya sih asik pakek poni yang disisir ke samping tipikal cewek Bandung, tapi begitu poni itu bertambah panjang… mulai deh timbul masalah… yang poninya mumbul kayak jamur lah, yang jatuh-jatuh terus totally nutupin jidat, pokoknya untuk jadwal trimming selanjutnya, aku gak mau pakek poni khas cewek bandung lagi…

Ini dia model rambutku sepanjang tahun ini… yang membuat tahun ini menjadi Bad Hair Year…

Model Emak-emak
Dari semua foto dimana rambutku disisir seperti itu, ternyata foto di Java Jazz yang paling emak-emak (2 yang pertama). Waktu itu, karena gak mau terganggu sama urusan rambut, emang sengaja mengikat ke atas, tapi cara nyisirnya entah gimana jadi kayak emak-emak. Tapi mirip emak-emak bukan berarti gak oke, karena rambut emak-emak = rambut Captain Kathryn Janeway (Star Trek: Voyager)…huehehehe…
Model emak-emak ini juga ada variasinya sih… ada plainly emak-emak, ada juga emak-emak berbunga-bunga (yang ketiga)…

Model Ikat Setengah
Kayaknya ini yang paling mending, keliatan paling rapi di antara model-model lainnya… Tapi gak menunjang hobiku yang satu ini: tidur di mobil. Kalo dipake tidur di mobil, model ini gampang sekali bubar…

Model Ikat Kuda Biasa Bangeeettt…
Model ini paling sering digunakan, karena paling gampang dan cepat, tapi gak terlalu rapi… Dan setelah sehabis diikat kemudian dilepas, ikatannya berbekas, jadi aneh banget…

Model Iklan Sampo
Nah kalo yang ini bukan termasuk kategori Bad Hair… karena baru dicatok di salon. Pegel juga, lama ngerjainnya… Ini dia model rambut cita-citaku: lurus dan gak melayang-layang, tapi kalo tiap hari mesti nyatok biar kayak gini terus, walah… 75 + 25 = caepek deehh…

Pengennya sih tahun depan jadi Better Hair Year. Tapi gimana caranya ya? Gimana caranya biar gak cepet lepek lagi, biar gak cepet berketombe, biar lebih mudah diatur. Gak jelas sih… penyebab lepeknya tuh gak diketahui, begitu juga penyebab ketombe tanpa gatel tadi, jadi sulit untuk menentukan solusi yang tepat…

Tapi yang penting semangatnya dulu kali ya… semangat untuk menuju rambut yang lebih baik… Bubye Bad Hair Year…

Comments Off

Dec 31 2006

Bad Hair Year

Published by KITA! under Uncategorized

Bad hair day… Hampir setiap orang pernah mengalaminya… suatu hari ketika rambut susah diatur, terlihat jelek banget, berantakan, acak-acakan, dst…Aku mau cerita ttg rambut, plus cita-cita indahku tentang rambut. Mungkin banyak juga orang yang men…

Comments Off

Dec 31 2006

New Year Has Come 2007

Published by rhin under General

Taun 2006 sudah berlalu, 2007 sudah datang. Selamat menjalani tahun yang baru ini dengan sukacita yang baru juga. Semoga semua target2 yang ditetapkan di taun 2006 yang terlewat bisa direalisasikan di taun 2007 ini, dan mari kita menetapkan target yang bakal dicapai di taun 2007 ini.

Comments Off

Dec 31 2006

teguran atau hukuman?

Published by tintin under emotional me

hhmmmmppppfffff….ada aja, kalo emang udah digariskan untuk terjadi.di hari orang2 dianjurkan untuk ber-qurban, gw malah menjadi korban :(niatnya ingin sholat ‘idul adha di Istiqlal, tapi justru jadi TKP. paginya sih memang hujan agak2 deras, dasar ni…

Comments Off

Dec 30 2006

PJJ dengan XL

Published by rhin under General

PJJ disini bukan pelatihan Jarak Jauh, tetapi Pacaran Jarak Jauh.. Ceritanya untuk sementara waktu ini saya dan Joe akan berada di kota yang berbeda. Banyak yang mungkin sudah mengalami kalau pacaran jarak jauh pasti banyak biaya. Nah, untuk menghemat biaya komunikasi (walau sms murah, tapi kalau sering sms-an, jatohnya mahal juga). Niatnya kita berdua bakal [...]

Comments Off

Dec 26 2006

Merry XMas !

Published by rhin under General

Gue seneng Natal kemaren ga jadi kelabu. Semoga kita semua dapat merasakan kegembiraan dan semangat Natal di tahun ini ya… dan semoga semangat Natal itu terbawa untuk menghadapi tahun baru 2007 yang tinggal itungan hari. Walaupun resolusi2 banyak yang tak tercapai jangan menyerah! Tetap semangat! *halah*

Comments Off

Dec 21 2006

Undangan

Published by rhin under General

Please Visit http://yohanes.risna.info for more details

Comments Off

Dec 21 2006

Pindahan Hosting

Published by yohanes under General

Karena agak kecewa dengan hosting di Gegar.com, akhirnya kami memutuskan untuk pindah tempat hosting saja. Beberapa keluhan adalah: jika Anda mencapai limit bandwidth (yang pernah dialami situs ini karena pengunjungnya terlalu banyak), maka Anda tidak bisa menambah bandwidth saja tanpa mengupgrade paket hosting. Customer servicenya juga lambat, jadi web kami sempat down cukup lama.
Kami sempat [...]

Comments Off

Dec 21 2006

Pocong kurang ajar!!!

Published by suchawonderfulday under dayz

Comments Off

Dec 20 2006

1 Malam Bersama Bebek Panggang Hotel Mulia (pengennya…)

Published by KITA! under Uncategorized

Semalam adalah grand final “lomba paduan suara yang berhadiah utama 100 jt rupiah”, tempatnya di Hotel Mulia - Senayan.

Song & Dance bersama ILe
Sebelumnya, aku mau berterima kasih dulu sama Eldi yang udah ngajakin buat ikutan lomba ini. Dah lama banget gak bersenang-senang dengan menyanyi dan menari… Meskipun awalnya rada-rada panik waktu diminta bantu bikin koreografi, ternyata proses pembuatan koreografi-nya sendiri sangat menyenangkan, karena brainstorming-nya penuh dengan ide-ide gerakan aneh dan gak penting. Dari mulai gerakan extravaganza, goyang ngecor uut permatasari, goyang padang ala uda Boy, goyang Inul (sambil memakai kostum lengkap jubah bidadari), senam SKJ, sampe goyang Elvis (cuma yang terakhir ini yang mendapatkan restu untuk masuk ke dalam rangkaian koreografi hehehe…).

Winter Costume @ Hotel Mulia
Kalo pas semifinal kemaren kita pakek jubah untuk lagu pertama, dan kaos polo untuk lagu kedua. Untuk Final ini kita pakek jubah lagi (but minjem sama sumber yang lain) untuk lagu pertama, terus winter costume untuk lagu kedua. Jadi kayak salah kostum gitu deh, di Hotel Mulia kita berkeliaran pake overcoat, sweater, syal, dan kupluk. Oya, pas lagu pertama, kita melapisi winter costume yang tebal-tebal itu dengan jubah, hihi… jadilah kita kayak orang-orang berjubah yang obesitas…

Formasi Ikan Mujair Terbelah Dua
MJ (alias Mas Jodi) bikin stage act di jeda antara lagu pertama ke kedua. Karena kita mesti buka jubah, terus pindah barisan. Kalo hanya pindah barisan dan buka jubah, agak-agak boring. Jadi gini, semua penyanyi cowok membentuk satu barisan di depan, terus mereka membelakangi penonton, pada aba-aba si Ance-Royom, cowok-cowok itu membuka jubah mereka dan menahannya sehingga membentuk tirai yang menutupi panggung. Mereka jadi terlihat seperti ikan mujair terbelah dua… hehehe… Terus cewek-ceweknya buka jubah di balik tirai yang dibentuk oleh jubahnya cowok-cowok itu, plus masang aksesoris macam syal, kupluk, sarung tangan. Bikin penasaran penonton… tadinya mau kita tambahin suara-suara aneh sekalian, kalo perlu ngelempar pakaian dalem dari balik “tirai” itu… huehehehe… gak penting banget deh…

Gara-gara Orkes-nya Mbak WK
Nah… setelah berlatih buka tutup jubah dengan formasi ikan mujair berjajar tadi, akhirnya kita siap juga dengan segala koreografi dan stage act. lagu pertama, rasanya sih baik-baik ajah… kata Ocep dah kedengeran Baroque-nya… masa’ iya seh… jangan2 dia cuma lip service. Selesai lagu pertama, kita dah on position mau bentuk formasi mujair terjemur tadi… sebelum Ance-Royom sempet ngasih kode ke cowok-cowok itu, tiba-tiba orkes yang dipimpin Mbak WK (orkesnya disediakan oleh panitia) mulai memainkan intro. Ance-Royom tetep ngasih isyarat ke cowok-cowok buat bikin pose ikan mujair, kita gak langsung ngeh apa yang telah terjadi. MJ (mas Jodi maksudnya) panik berusaha ngasih isyarat ke Mbak WK. Tapi kayaknya mbak dirigen itu gak ngeliat deh… sibuk mimpin orkes-nya…

Beberapa bar kemudian, pas kita nyadar apa yang telah terjadi, baru deh pada panik. Cowok-cowok mujair itu masih dengan pose mujairnya nengok2 ke belakang mereka (ke arah orkes) dengan panik. Semua bingung mau ngapain: mau nyanyi?? tapi kita kan masih berjubah dan gak di barisan yang seharusnya… mau gak nyanyi?? kayaknya mbak WK tidak ada tanda-tanda ngeliat isyarat MJ dan reaksi kita-kita. Akhirnya menjelang intronya habis, MJ ngasih perintah ke kita untuk nyanyi aja.

Abis itu semua menuju ke barisan yang seharusnya secara kocar-kacir sambil membuka jubah, kemudian melemparkan jubah sembarangan ke lantai terdekat. Jubah2 itu berserakan di lantai, jadi terpaksa diinjak-injak (padahal beberapa hari kemudian bakal dipake sama yang punya)… Temen-temen yang lain sambil nyanyi berusaha memakai aksesoris masing-masing. Kalo aku siy pasrah ajah… karena sarung tanganku ada di kantong jeans, susah dikeluarkan, mesti menggeliat-geliat dulu, wong gara-gara ngantongin sarung tangan wool itu jeansku jadi sedikit lemper. Terus kupluk-ku juga ada di kantong overcoat, dengan posisi yang agak maksa juga, harus agak-agak ditarik dengan paksa untuk mengeluarkannya. Gak mungkin lah sambil nyanyi dan nari mengeluarkan benda-benda itu dari kantong-kantong ajaibku.

Tapi… gara-gara kesalahan teknis yang diprakarsai oleh mbak dirigen WK (oya, nama memang sengaja disamarkan loh) itu, kita malah jadi “keluar” banget ekspresinya di lagu kedua, semuanya langsung merasa artist of the day deh… Gerakan-gerakan yang semula susah banget dihafal (hihi… padahal aku ikutan ngarang loh, tapi gak hafal2), tiba-tiba menjadi lancar mengalir begitu saja… Si Sahat malahan bikin budeg para penonton gara-gara suitannya mantaph abis, padahal waktu di semifinal siulannya fals… Entahlah apa yang tiba-tiba membuat kita jadi pede banget, mungkin karena kita dah makan mentos (hihi… boong banget siy, padahal aku sih gak bakalan makan mentos kecuali gratisan atau terpaksa).

Selesai tampil, kita gak nunggu di ruang tunggu peserta seperti halnya peserta lain, abis bete sih… Kita langsung foto-foto, ngumpulin jubah, terus balik ke kamar ganti. Di kamar ganti… baru deh kita heboh ngetawain penampilan kocar-kacir kita yang barusan. Daripada menyesalinya… mendingan sekalian ngetawain sampe mules-mules… Duh, jadi gak sabar pengen nonton video-nya. Mayan kali ya, kalo lagi bete-bete ama kantor misalnya… nonton aja kekocar-kaciran kita, biar ketawa-ketawa…

Bebek Panggang vs Dendeng Balado
Waktu briefing pas latihan terakhir, kita dikasih tauk kalo dapet makan malam dari panitia berupa buffet dari Hotel Mulia. Yang pertama kebayang adalah: Bebek Panggang Hotel Mulia!! Itu loh… Peking Duck…

Tapi…ternyata… Peking Duck tinggallah mimpi… adanya Dendeng Balado… gile bener… lomba paduan suara katanya… tapi kok menunya dendeng balado yang pedas dan oily (tapi enak)… itu kan jahat sekali buat tenggorokan. Pasti panitianya mau sabotase acara lomba ini deh… Apa boleh buat… peking duck gak ada, ya sudah dendeng balado diembat juga..

Pas lagi enak-enak makan dendeng balado, si Wenk tiba-tiba ngajakin buat latihan sama orkes lagi. Walah… semuanya buru-buru makan sekenanya… abis itu piring makannya ditinggal gitu ajah, padahal ada yang belum abis tuh makanannya. Setelah kita kumpul di belakang panggung, nunggu beberapa saat, yaa… kok gak jadi latian… tapi piring-piring dah keburu diangkat. Akhirnya nitip sama temen2 yang emang belum makan, buat ambilin extra dendeng balado… hihihi… hidup dendeng balado…

Hasilnya?
Ya lumayan lah… 15 juta dipotong pajak masuk ke kantong kita ber-29 (eh bener kan jumlahnya). Dipotong biaya produksi, ya dikira-kira sendiri lah per orang dapet berapa. Dapet juara berapanya sih gak begitu penting… yang penting adalah ternyata prosesnya menyenangkan… meskipun capek, hampir tiap hari pulang malam, hampir tiap hari makan di Blok S, tapi menyenangkan. Itung-itung napak tilas lah… asalkan jangan terus-terusan… kurus juga lama-lama… wehehehe… :-D

Comments Off

Next »