UGM dan Dosen yang Aneh

Sebenernya aku males banget sama kuliah GBE ini. Seharusnya kuliah ini terjadi 2 minggu yang lalu, tapi berhubung dosennya waktu itu gak jadi berangkat ke Jakarta, jadi diundur. Dah gitu jadwalnya juga dari jam ½ 7 sampe jam 9 malam. Jam-jamnya orang udah pada 5 watt. Tapi masih untung sih… kuliahnya hari Minggu. Kalo hari Sabtu, wah… pasti lebih bete lagi yaa…

Jam 5 udah nongkrong di UGM, karena kuliahnya baru mulai jam ½ 7, jadi ikutan jalan-jalan ke mall depan UGM dulu bareng ibu-ibu.

Jam ½ 7 udah pada duduk rapi di kelas. Teman-teman yang lain tuh udah pada kuliah dari pagi. Jadi kebayang lah capeknya… Sehingga wajar aja pada keluar errornya. Hehehe… terus dosennya kok gak datang-datang pula. Mulai deh… buka kantin, nyebarin permen ama kwaci, sempet foto-foto di kelas segala.

Waktu mas-mas dari bagian Akademik mengumumkan bahwa dosennya baru jam ½ 8 datengnya. Kita semua pada berteriak histeris. Bener-bener histeris, dah gak inget tempat (dan gak inget umur). Hehe…

Akhirnya… karena alasan si dosen terlambat agak garing dan menyebalkan, kita sekelas memutuskan untuk melarikan diri saja, setelah tanda tangan daftar hadir tentunya, pake acara dadah-dadah sama mas-mas yang di Akademik pula…. Bubbyyeee….

Hmm… kalo tauk begini, dari Xtrans tadi, mendingan aku langsung pulang saja. Dari tadi bisa bobok enak di rumah. Dan itulah… ujung dari perjalanan 2 hariku, menyenangkan, tapi jadi jetlag. Hehehe… wong gak naek pesawat kok pake jetlag.

peraturan yg aneh

Mulai minggu lalu di kantor ada peraturan yang aneh. Semua motor non ***** dilarang memasuki area perusahaan. Yang membuat peraturan ini menjadi sangat aneh bin ajaib adalah peraturan ini diberlakukan kepada siapapun orang yang akan memasuki area perusahaan, apapun urusannya, bagaimanapun pembelaan dirinya, dll. Pokoknya jika Anda mengendarai sepeda motor non *****, dan Anda mempunyai keperluan di dalam area perusahaan, bersiap-siaplah untuk *diusir* oleh bapak-bapak satpam.

Korban-korban pun sudah mulai berjatuhan. Dimulai dari para karyawan, bahkan sampai vendor, subcont, tamu pun yang menyalahi aturan tsb juga dilarang masuk. Aneh banget… Kalau misalnya pegawai sendiri bolehlah agak-agak *ditegur* (masa tidak memakai produk perusahaan sendiri.. =) ). Tapi kalau vendor, subcont, tamu juga *diusir*, kan aneh… Mau pakai kendaraan merk apa, itu kan tetap hak asasi tiap-tiap orang. Bagaimanapun tidak semua orang akan beranggapan bahwa ***** selalu lebih unggul bukan? Hmm.. perusahaannya jadi narsis banget.. P

peraturan yg aneh

Mulai minggu lalu di kantor ada peraturan yang aneh. Semua motor non ***** dilarang memasuki area perusahaan. Yang membuat peraturan ini menjadi sangat aneh bin ajaib adalah peraturan ini diberlakukan kepada siapapun orang yang akan memasuki area perusahaan, apapun urusannya,...

T Shirt from Opera

Today Mr. Postman came with a package from Opera. I had to pay Rp 7000 for the package (repackaging service from Indonesian Postal). It’s the t-shirt from opera watch-group writing project: opera mini. It’s the gift because of my post about opera mini. Thanks Mr.Daniel, I like the design, the size fits me and [...]

Ada apa dengan Dinar?

Apa tuh Dinar? Gampangnya sih, Dinar itu koin emas dengan spek 4,25gram 22 karat. Pertama kali kenalan dengan Dinar pas mau nikah tahun 2005. Calon istri minta mas kawin pake koin Dinar. Ya wis tak turuti. Saat itu belum terlalu minat. Beberapa bulan kemudian, istri (udah nikah nih ceritanya) bilang/diskusi supaya menabung dalam bentuk emas. Setelah pikir2, kita pilih pakai koin Dinar aja. OK no

Ada apa dengan Dinar?

Apa tuh Dinar? Gampangnya sih, Dinar itu koin emas dengan spek 4,25gram 22 karat. Pertama kali kenalan dengan Dinar pas mau nikah tahun 2005. Calon istri minta mas kawin pake koin Dinar. Ya wis tak turuti. Saat itu belum terlalu minat. Beberapa bulan kemudian, istri (udah nikah nih ceritanya) bilang/diskusi supaya menabung dalam bentuk emas. Setelah pikir2, kita pilih pakai koin Dinar aja. OK no

Akhirnya, D650 JVC

Setelah pikir sana pikir sini n baca berbagai literatur, akhirnya pilih Camcoder JVCD650. Pertimbangannya sederhana, harganya relatif murah n cukup bagus di kelasnya. Camcoder HDD untuk sementara lupakan dulu, masih mahal n hasil g terlalu bagus. Tadinya ada dua pilihan yaitu D650 ato SonyHC48, tapi harganya beda 1/2 jt n kelengkapannya mending JVC. Ya sudah, final.Sekali lagi, pesan ke Yoma Comp

Akhirnya, D650 JVC

Setelah pikir sana pikir sini n baca berbagai literatur, akhirnya pilih Camcoder JVCD650. Pertimbangannya sederhana, harganya relatif murah n cukup bagus di kelasnya. Camcoder HDD untuk sementara lupakan dulu, masih mahal n hasil g terlalu bagus. Tadinya ada dua pilihan yaitu D650 ato SonyHC48, tapi harganya beda 1/2 jt n kelengkapannya mending JVC. Ya sudah, final.Sekali lagi, pesan ke Yoma Comp

Sebulan jadi Istri

Sudah sebulan ga hidup sendiri lagi. Sudah cukup lama ga posting panjang (mungkin posting ini pun ga akan panjang). Perasaan waktu sebulan ini berlalu dengan cepat, tapi ternyata dalam sebulan ini banyak tempat dijalani, banyak urusan yang bikin sibuk, dan baru beberapa minggu mulai memasak :P. Sebenernya pengen menulis banyak hal, persiapan menikah ala batak, [...]