yesterday is history
tomorrow is mystery
and today is a gift
that's why they call it "present"
Quote from : master oogway-kungfu pandaaaa (again ;P)
Present (noun, dikutip dari www.wordwebonline.com) :
- The period of time that is happening now
- Something presented as a gift
yesterday is history
tomorrow is mystery
and today is a gift
that's why they call it "present"
Quote from : master oogway-kungfu pandaaaa (again ;P)
Present (noun, dikutip dari www.wordwebonline.com) :
- The period of time that is happening now
- Something presented as a gift
Bukan, scarf-scarf ini bukan karya saya. Saya cuma bikin 2 square, lalu teman-teman dari berbagai tempat yang tergabung dalam mailing list bikin beberapa square, ada yang bikin 2 ada yang bikin 4, ada yang denger-denger bikin 10 (tapi belum nyampe). Masing-masing orang mengirimkan squarenya, lalu ada yang bersedia menyediakan waktunya untuk menggabungkan square-square yang diterima [...]
Heran deh, kalau lagi ga ada film bagus, ga adaaaa sama sekali, giliran ada film bagus, ya banyak!. Ya ya..emang kalau lagi musim panas katanya identik dengan liburan, dan salah satu cara orang menikmati hari yang panas adalah nonton film bagus. Dan hari ini untuk kedua kalinya minggu ini kami nonton film . Hari [...]
Sebuah messenger nongol di layar notebook saya.
"Ris g kesel banget. Ada yg nyeletukin gue, dan g sakit bgt dengerin celetukannya..."
Hmm, saya senyam-senyum aja baca pop up message itu. Saya juga bukan cuma 1x atau 2x mengalami hal yg sama (diceletukin gitu lhoo). Sering x malahan. Tapi buat saya sih ya, ngapain siih yg kaya gitu dipikirin. Masih banyaaaak gitu lho yg perlu dan pantas untuk dipikirin.
Saya bales : "Ngapain sih kaya gitu dipikirin? Daripada rugi sendiri mendem2 sakit hati, sedangkan yg nyeletuk aja cuek bebek..."
Dibales : "Iya juga siih, emang bliau suka asal ceplas-ceplos"
Saya tulis : "Udah, sabar aja. Yg penting kita ga jahat sama orgnya. Mau diomongin jelek di depan/belakang, yg rugi juga ujung2nya yg ngomongin..."
Dibales : "Bener juga lu. Ok lah"
Huahahahaaaa, ya begitulah saya. Totally phlegmatic. Semua dibawa santai, ga usah terpengaruh sama keadaan sekitar, apalagi yg ga penting kaya gini.
Dan akhirnya, seperti kata pepatah :
"Selama elu kagak senggol-senggol gue, gue sih asik-asik aja." (*peace man!!!)
Sebuah messenger nongol di layar notebook saya.
"Ris g kesel banget. Ada yg nyeletukin gue, dan g sakit bgt dengerin celetukannya..."
Hmm, saya senyam-senyum aja baca pop up message itu. Saya juga bukan cuma 1x atau 2x mengalami hal yg sama (diceletukin gitu lhoo). Sering x malahan. Tapi buat saya sih ya, ngapain siih yg kaya gitu dipikirin. Masih banyaaaak gitu lho yg perlu dan pantas untuk dipikirin.
Saya bales : "Ngapain sih kaya gitu dipikirin? Daripada rugi sendiri mendem2 sakit hati, sedangkan yg nyeletuk aja cuek bebek..."
Dibales : "Iya juga siih, emang bliau suka asal ceplas-ceplos"
Saya tulis : "Udah, sabar aja. Yg penting kita ga jahat sama orgnya. Mau diomongin jelek di depan/belakang, yg rugi juga ujung2nya yg ngomongin..."
Dibales : "Bener juga lu. Ok lah"
Huahahahaaaa, ya begitulah saya. Totally phlegmatic. Semua dibawa santai, ga usah terpengaruh sama keadaan sekitar, apalagi yg ga penting kaya gini.
Dan akhirnya, seperti kata pepatah :
"Selama elu kagak senggol-senggol gue, gue sih asik-asik aja." (*peace man!!!)
Udah nonton Kung Fu Panda belum? Kalau belum coba deh tonton film ini. Film ini bagussssss bangeeeeetss. Setidaknya saya merasa sudah lama tidak menonton film yang selain bikin saya tertawa lepas hampir sepanjang film, juga mendapatkan pesan moral yang sebenernya udah tau, tapi jadi diingatkan lagi saja.
Seperti judulnya, sudah jelas film ini bercerita tentang seekor [...]
Yak, sabtu kemarin nontooon. Kungfu Panda, blitz.
Kungfu Panda bercerita tentang seekor panda, anak dari seekor angsa. Lho kok bisa?? Ya bisa-bisa aja, namanya juga film. Panda ini bernama Po (jadi inget teletubbies : BERPELUKAAAN :P).
Sesuai dengan kodratnya sebagai seekor panda, Po adalah panda yang ndutt, dengan perut yang mancung ke depan, hingga ia tidak bisa melihat ujung jari kakinya (hmm, jadi inget saya sendiri. bisa ga ya liat ujung jari kaki?? coba aah, ternyata masih bisa!! :P). Po menyimpan obsesi ingin menjadi kungfuwan (maksudnya : orang yg jago kungfu). Tapi mungkinkah??
Ayah Po adalah pemilik kedai mie, dan bliau begituuu ingin Po meneruskan jejaknya. Bliau ini terus menyatakan bahwa ada resep rahasia yg menyebabkan mie di kedainya menjadi enak. Dan bliau menunggu saat yg tepat untuk menyampaikan rahasia itu kepada si Po.
Di tempat Po tinggal, tersebutlah sebuah tempat bernama Jade Palace. Dalam palace ini tinggallah kungfuwan dan kungfuwati ternama. Ada master oogway, master shifu, dan 5 pendekar (harimau, bangau, monyet, belalang, dan ular berbulu mata lentik dengan pink eyeshadow).
Suatu saat, master oogway mendapatkan vision, bahwa tai lung akan membalas dendam. Tai Lung ini dulunya murid master shifu, tapi berkhianat gitu jadi jahat. Untuk mengatasi serangan Tai Lung, Jade Palace harus memilih seseorang untuk dijadikan Dragon Warrior.
Untuk menjadi seorang Pendekar Naga, orang tsb harus bisa kungfu, dan akan diajarkan jurus Pendekar Naga. Dan satu lagi yg penting, orang itu harus dipilih oleh oogway sendiri. Jurus Pendekar Naga ini tertulis dalam sebuah scroll, yg ditaro di mulut patung naga, di langit2 Jade Palace. Sampai saat ini, selain master oogway, tidak ada seorangpun yg pernah melihat scroll tersebut.
Jadi apa hubungannya Po dengan mereka? Ya, tonton aja deeeh. Filmnya bagus dan insightnya juga bagus (halaaah, bakal dibahas sama bos-movie-insight di kantor ga yaaa... :P). Menjadi seorang yg hebat tidak ada rumus/resep khusus, tetapi percayalah dengan diri sendiri bahwa kita bisa. HIAAAT!!!