musim dingin sudah di depan pintu

beberapa minggu belakangan ini, suhu udara  menurun terus. seminggu terakhir sudah berkisar antara -3 di pagi hari dan 5 atau 6 derajat di siang hari. belum lagi hujan yang turun sepanjang hari, semakin membuat udara menjadi sangat dingin. aktivitas pun ikut tepengaruh- bagaimana tidak, suhu dingin membuat enggan bergerak dan ingin lebih berlama-lama selimutan di pagi hari. ya, musim dingin sudah di depan pintu. dimundurkannya waktu selama 1 jam per 25 oktober yang lalu, seolah-olah memulai masa-masa dengan waktu malam yang panjang.

hujan yang turun saat musim dingin bisa sampai di bumi dalam dua bentuk – air (seperti hujan yang kita kenal di Indonesia) dan salju (es). lokasinya yang dekat dengan laut membuat hujan air yang turun disertai dengan angin kencang. kalau sudah begitu, tak ada gunanya berpayung – hanya membuatnya menjadi cepat rusak. dan sudah bisa ditebak, udara yang sudah dingin itu pun menjadi dua kali lebih dingin. berbeda dengan hujan air, kalau salju sudah turun biasanya suhunya tidak terlalu dingin. namun demikian, saat berjalan kita mesti ekstra hati-hati. salju yang sudah menggumpal di jalan menjadi sangat licin.

oh ya, ngomong-ngomong tentang hujan, W.S. Rendra juga pernah terinspirasi olehnya dan menuliskan sebuah puisi. berikut ini adalah puisinya yang berjudul surat cinta. secara khusus, puisi ini didedikasikan untuk bulan purnama yang telah menerangi malam-malam gelap penuh kesunyian dan kesendirian di negeri orang… ;)

Kutulis surat ini
kala hujan gerimis
bagai bunyi tambur yang gaib,
Dan angin mendesah
mengeluh dan mendesah,
Wahai, dik Narti,
aku cinta kepadamu !

Kutulis surat ini
kala langit menangis
dan dua ekor belibis
bercintaan dalam kolam
bagai dua anak nakal
jenaka dan manis
mengibaskan ekor
serta menggetarkan bulu-bulunya,
Wahai, dik Narti,
kupinang kau menjadi istriku !

Kaki-kaki hujan yang runcing
menyentuhkan ujungnya di bumi,
Kaki-kaki cinta yang tegas
bagai logam berat gemerlapan
menempuh ke muka
dan tak kan kunjung diundurkan

Selusin malaikat
telah turun
di kala hujan gerimis
Di muka kaca jendela
mereka berkaca dan mencuci rambutnya
untuk ke pesta
Wahai, dik Narti
dengan pakaian pengantin yang anggun
bunga-bunga serta keris keramat
aku ingin membimbingmu ke altar
untuk dikawinkan
Aku melamarmu,
Kau tahu dari dulu:
tiada lebih buruk
dan tiada lebih baik
dari yang lain…
penyair dari kehidupan sehari-hari,
orang yang bermula dari kata
kata yang bermula dari
kehidupan, pikir dan rasa

Semangat kehidupan yang kuat
bagai berjuta-juta jarum alit
menusuki kulit langit:
kantong rejeki dan restu wingit
Lalu tumpahlah gerimis
Angin dan cinta
mendesah dalam gerimis.
Semangat cintaku yang kuta
bagai seribu tangan gaib
menyebarkan seribu jaring
menyergap hatimu
yang selalu tersenyum padaku

Engkau adalah putri duyung
tawananku
Putri duyung dengan
suara merdu lembut
bagai angin laut,
mendesahlah bagiku !
Angin mendesah
selalu mendesah
dengan ratapnya yang merdu.
Engkau adalah putri duyung
tergolek lemas
mengejap-ngejapkan matanya yang indah
dalam jaringku
Wahai, putri duyung,
aku menjaringmu
aku melamarmu

Kutulis surat ini
kala hujan gerimis
kerna langit
gadis manja dan manis
menangis minta mainan.
Dua anak lelaki nakal
bersenda gurau dalam selokan
dan langit iri melihatnya
Wahai, Dik Narti
kuingin dikau
menjadi ibu anak-anakku !


Jejaring Sosial dan Jualan

Entah siapa yang memulai tapi sepertinya jejaring sosial sekarang ini penuh dengan dagangan. Sebenarnya pada masa orang mulai jualan di MP saya ga pernah merasa keberatan, malahan sering nongkrongin dan merasa mudah untuk meninggalkan pesan dan pertanyaan di sana. Akan tetapi ketika tukang jualan mulai bergeser ke facebook dan dengan rajinnya suka nge’tag’in foto-foto jualannya [...]

Siapa bilang Windows itu gampang?

Menurut saya Windows itu sulit dan merepotkan. Sebelum ada yang menuduh saya fanatik Linux/OS X, saya mau cerita dulu bahwa saya pemakai Windows dari sejak Windows 3.1. Saya juga bukan sekedar pemakai, tapi sudah mendevelop beberapa aplikasi Windows, dan bahkan pernah memprogram device driver. Windows Mobile dan Windows CE pun pernah saya pakai (mendevelop aplikasi [...]

Rajinlah Belajar

Sebenarnya tulisan ini sudah lama ditulis, tapi baru ingat menerbitkannya setelah membaca komik ini:http://www.collegehumor.com/article:1792887. Komik itu seperti menyatakan bahwa “kuliah gak kuliah ya kerjanya cuma begitu aja”. Komik itu memang cuma bercanda, tapi itu menyatakan pandangan banyak orang: ngapain sih susah-susah sekolah kalo nggak dapet kerja (atau kerjanya bisa didapatkan tanpa kuliah). Ada ratusan ribu sarjana [...]

Kenangan Masa SMU

Posting ini tidak akan membahas banyak hal waktu sama masih SMU. Posting akan membahas kisah cinta saya, cinta pada programming. Saya belajar komputer kali pertama kelas 2 SMP, tahun 1994. Waktu itu saya ikut kursus DOS, Wordstar dan Lotus 123. Nama tempat kursus saya waktu itu adalah Linggar jati, di dekat pertigaan jalan raya bogor [...]

Cerita Gadget (4): Portable Audio/MP3 Player

Gadget pertama yang saya miliki yang bisa memutar MP3 adalah Siemens SL45i, ponsel pertama dengan memory card dan MP3 player. Waktu membeli itu, memori yang diberikan hanya 32Mb, dan dengan mengencode dengan bitrate rendah, saya bisa memasukkan sekitar 20 lagu. Setelah itu saya sudah mencoba dan masih menggunakan beberapa device lain untuk memainkan audio. Beberapa [...]

Cerita Gadget (3): Headset Bluetooth

Teknologi bluetooth adalah teknologi untuk komunikasi, ada banyak implementasinya, dari mulai komunikasi antar ponsel, komunikasi ponsel/komputer dengan headset (headset bluetooth), komunikasi ponsel dengan komputer (misalnya sebagai modem), komunikasi mouse/keyboard dengan komputer/PDA, dan sebagainya. Sekarang saya hanya ingin membahas headset bluetooth saja. Kami pernah membeli dua jenis headset bluetooth, yang pertama adalah headset stereo, dan yang kedua [...]

Cerita Gadget (2): Kamera Digital

Waktu pertama ingin pergi ke Singapore untuk Asia Open Source Symposium, saya meminjam kamera salah satu rekan kerja. Sejak itu saya ingin sekali punya kamera, karena akan sangat berguna untuk mengabadikan saat-saat berharga seperti itu (kali pertama keluar negeri, kali pertama berbicara di simposium, dsb). Sejauh ini kamera yang saya miliki/pernah miliki adalah kamera yang [...]

Cerita Gadget (1): GPS

Dulu waktu masih jadi mahasiswa, saya cukup puas dengan sebuah handphone (Siemens SL45) dan sebuah PDA (Palm Handspring Visor bekas). Pengen sih punya gadget-gadget yang lain, tapi waktu itu masih belum punya duit. Waktu saya S1 (sekitar tahun) 1998-2002, perkembangan gadget baru juga belum secepat sekarang. Sekarang semakin banyak gadget baru, dan harganya semakin murah, [...]