Sebuah messenger nongol di layar notebook saya.
"Ris g kesel banget. Ada yg nyeletukin gue, dan g sakit bgt dengerin celetukannya..."
Hmm, saya senyam-senyum aja baca pop up message itu. Saya juga bukan cuma 1x atau 2x mengalami hal yg sama (diceletukin gitu lhoo). Sering x malahan. Tapi buat saya sih ya, ngapain siih yg kaya gitu dipikirin. Masih banyaaaak gitu lho yg perlu dan pantas untuk dipikirin.
Saya bales : "Ngapain sih kaya gitu dipikirin? Daripada rugi sendiri mendem2 sakit hati, sedangkan yg nyeletuk aja cuek bebek..."
Dibales : "Iya juga siih, emang bliau suka asal ceplas-ceplos"
Saya tulis : "Udah, sabar aja. Yg penting kita ga jahat sama orgnya. Mau diomongin jelek di depan/belakang, yg rugi juga ujung2nya yg ngomongin..."
Dibales : "Bener juga lu. Ok lah"
Huahahahaaaa, ya begitulah saya. Totally phlegmatic. Semua dibawa santai, ga usah terpengaruh sama keadaan sekitar, apalagi yg ga penting kaya gini.
Dan akhirnya, seperti kata pepatah :
"Selama elu kagak senggol-senggol gue, gue sih asik-asik aja." (*peace man!!!)
Kung Fu Panda
Udah nonton Kung Fu Panda belum? Kalau belum coba deh tonton film ini. Film ini bagussssss bangeeeeetss. Setidaknya saya merasa sudah lama tidak menonton film yang selain bikin saya tertawa lepas hampir sepanjang film, juga mendapatkan pesan moral yang sebenernya udah tau, tapi jadi diingatkan lagi saja.
Seperti judulnya, sudah jelas film ini bercerita tentang seekor [...]
Kungfu Panda
Yak, sabtu kemarin nontooon. Kungfu Panda, blitz.
Kungfu Panda bercerita tentang seekor panda, anak dari seekor angsa. Lho kok bisa?? Ya bisa-bisa aja, namanya juga film. Panda ini bernama Po (jadi inget teletubbies : BERPELUKAAAN :P).
Sesuai dengan kodratnya sebagai seekor panda, Po adalah panda yang ndutt, dengan perut yang mancung ke depan, hingga ia tidak bisa melihat ujung jari kakinya (hmm, jadi inget saya sendiri. bisa ga ya liat ujung jari kaki?? coba aah, ternyata masih bisa!! :P). Po menyimpan obsesi ingin menjadi kungfuwan (maksudnya : orang yg jago kungfu). Tapi mungkinkah??
Ayah Po adalah pemilik kedai mie, dan bliau begituuu ingin Po meneruskan jejaknya. Bliau ini terus menyatakan bahwa ada resep rahasia yg menyebabkan mie di kedainya menjadi enak. Dan bliau menunggu saat yg tepat untuk menyampaikan rahasia itu kepada si Po.
Di tempat Po tinggal, tersebutlah sebuah tempat bernama Jade Palace. Dalam palace ini tinggallah kungfuwan dan kungfuwati ternama. Ada master oogway, master shifu, dan 5 pendekar (harimau, bangau, monyet, belalang, dan ular berbulu mata lentik dengan pink eyeshadow).
Suatu saat, master oogway mendapatkan vision, bahwa tai lung akan membalas dendam. Tai Lung ini dulunya murid master shifu, tapi berkhianat gitu jadi jahat. Untuk mengatasi serangan Tai Lung, Jade Palace harus memilih seseorang untuk dijadikan Dragon Warrior.
Untuk menjadi seorang Pendekar Naga, orang tsb harus bisa kungfu, dan akan diajarkan jurus Pendekar Naga. Dan satu lagi yg penting, orang itu harus dipilih oleh oogway sendiri. Jurus Pendekar Naga ini tertulis dalam sebuah scroll, yg ditaro di mulut patung naga, di langit2 Jade Palace. Sampai saat ini, selain master oogway, tidak ada seorangpun yg pernah melihat scroll tersebut.
Jadi apa hubungannya Po dengan mereka? Ya, tonton aja deeeh. Filmnya bagus dan insightnya juga bagus (halaaah, bakal dibahas sama bos-movie-insight di kantor ga yaaa... :P). Menjadi seorang yg hebat tidak ada rumus/resep khusus, tetapi percayalah dengan diri sendiri bahwa kita bisa. HIAAAT!!!
Kungfu Panda bercerita tentang seekor panda, anak dari seekor angsa. Lho kok bisa?? Ya bisa-bisa aja, namanya juga film. Panda ini bernama Po (jadi inget teletubbies : BERPELUKAAAN :P).
Sesuai dengan kodratnya sebagai seekor panda, Po adalah panda yang ndutt, dengan perut yang mancung ke depan, hingga ia tidak bisa melihat ujung jari kakinya (hmm, jadi inget saya sendiri. bisa ga ya liat ujung jari kaki?? coba aah, ternyata masih bisa!! :P). Po menyimpan obsesi ingin menjadi kungfuwan (maksudnya : orang yg jago kungfu). Tapi mungkinkah??
Ayah Po adalah pemilik kedai mie, dan bliau begituuu ingin Po meneruskan jejaknya. Bliau ini terus menyatakan bahwa ada resep rahasia yg menyebabkan mie di kedainya menjadi enak. Dan bliau menunggu saat yg tepat untuk menyampaikan rahasia itu kepada si Po.
Di tempat Po tinggal, tersebutlah sebuah tempat bernama Jade Palace. Dalam palace ini tinggallah kungfuwan dan kungfuwati ternama. Ada master oogway, master shifu, dan 5 pendekar (harimau, bangau, monyet, belalang, dan ular berbulu mata lentik dengan pink eyeshadow).
Suatu saat, master oogway mendapatkan vision, bahwa tai lung akan membalas dendam. Tai Lung ini dulunya murid master shifu, tapi berkhianat gitu jadi jahat. Untuk mengatasi serangan Tai Lung, Jade Palace harus memilih seseorang untuk dijadikan Dragon Warrior.
Untuk menjadi seorang Pendekar Naga, orang tsb harus bisa kungfu, dan akan diajarkan jurus Pendekar Naga. Dan satu lagi yg penting, orang itu harus dipilih oleh oogway sendiri. Jurus Pendekar Naga ini tertulis dalam sebuah scroll, yg ditaro di mulut patung naga, di langit2 Jade Palace. Sampai saat ini, selain master oogway, tidak ada seorangpun yg pernah melihat scroll tersebut.
Jadi apa hubungannya Po dengan mereka? Ya, tonton aja deeeh. Filmnya bagus dan insightnya juga bagus (halaaah, bakal dibahas sama bos-movie-insight di kantor ga yaaa... :P). Menjadi seorang yg hebat tidak ada rumus/resep khusus, tetapi percayalah dengan diri sendiri bahwa kita bisa. HIAAAT!!!
Kungfu Panda
Yak, sabtu kemarin nontooon. Kungfu Panda, blitz.
Kungfu Panda bercerita tentang seekor panda, anak dari seekor angsa. Lho kok bisa?? Ya bisa-bisa aja, namanya juga film. Panda ini bernama Po (jadi inget teletubbies : BERPELUKAAAN :P).
Sesuai dengan kodratnya sebagai seekor panda, Po adalah panda yang ndutt, dengan perut yang mancung ke depan, hingga ia tidak bisa melihat ujung jari kakinya (hmm, jadi inget saya sendiri. bisa ga ya liat ujung jari kaki?? coba aah, ternyata masih bisa!! :P). Po menyimpan obsesi ingin menjadi kungfuwan (maksudnya : orang yg jago kungfu). Tapi mungkinkah??
Ayah Po adalah pemilik kedai mie, dan bliau begituuu ingin Po meneruskan jejaknya. Bliau ini terus menyatakan bahwa ada resep rahasia yg menyebabkan mie di kedainya menjadi enak. Dan bliau menunggu saat yg tepat untuk menyampaikan rahasia itu kepada si Po.
Di tempat Po tinggal, tersebutlah sebuah tempat bernama Jade Palace. Dalam palace ini tinggallah kungfuwan dan kungfuwati ternama. Ada master oogway, master shifu, dan 5 pendekar (harimau, bangau, monyet, belalang, dan ular berbulu mata lentik dengan pink eyeshadow).
Suatu saat, master oogway mendapatkan vision, bahwa tai lung akan membalas dendam. Tai Lung ini dulunya murid master shifu, tapi berkhianat gitu jadi jahat. Untuk mengatasi serangan Tai Lung, Jade Palace harus memilih seseorang untuk dijadikan Dragon Warrior.
Untuk menjadi seorang Pendekar Naga, orang tsb harus bisa kungfu, dan akan diajarkan jurus Pendekar Naga. Dan satu lagi yg penting, orang itu harus dipilih oleh oogway sendiri. Jurus Pendekar Naga ini tertulis dalam sebuah scroll, yg ditaro di mulut patung naga, di langit2 Jade Palace. Sampai saat ini, selain master oogway, tidak ada seorangpun yg pernah melihat scroll tersebut.
Jadi apa hubungannya Po dengan mereka? Ya, tonton aja deeeh. Filmnya bagus dan insightnya juga bagus (halaaah, bakal dibahas sama bos-movie-insight di kantor ga yaaa... :P). Menjadi seorang yg hebat tidak ada rumus/resep khusus, tetapi percayalah dengan diri sendiri bahwa kita bisa. HIAAAT!!!
Kungfu Panda bercerita tentang seekor panda, anak dari seekor angsa. Lho kok bisa?? Ya bisa-bisa aja, namanya juga film. Panda ini bernama Po (jadi inget teletubbies : BERPELUKAAAN :P).
Sesuai dengan kodratnya sebagai seekor panda, Po adalah panda yang ndutt, dengan perut yang mancung ke depan, hingga ia tidak bisa melihat ujung jari kakinya (hmm, jadi inget saya sendiri. bisa ga ya liat ujung jari kaki?? coba aah, ternyata masih bisa!! :P). Po menyimpan obsesi ingin menjadi kungfuwan (maksudnya : orang yg jago kungfu). Tapi mungkinkah??
Ayah Po adalah pemilik kedai mie, dan bliau begituuu ingin Po meneruskan jejaknya. Bliau ini terus menyatakan bahwa ada resep rahasia yg menyebabkan mie di kedainya menjadi enak. Dan bliau menunggu saat yg tepat untuk menyampaikan rahasia itu kepada si Po.
Di tempat Po tinggal, tersebutlah sebuah tempat bernama Jade Palace. Dalam palace ini tinggallah kungfuwan dan kungfuwati ternama. Ada master oogway, master shifu, dan 5 pendekar (harimau, bangau, monyet, belalang, dan ular berbulu mata lentik dengan pink eyeshadow).
Suatu saat, master oogway mendapatkan vision, bahwa tai lung akan membalas dendam. Tai Lung ini dulunya murid master shifu, tapi berkhianat gitu jadi jahat. Untuk mengatasi serangan Tai Lung, Jade Palace harus memilih seseorang untuk dijadikan Dragon Warrior.
Untuk menjadi seorang Pendekar Naga, orang tsb harus bisa kungfu, dan akan diajarkan jurus Pendekar Naga. Dan satu lagi yg penting, orang itu harus dipilih oleh oogway sendiri. Jurus Pendekar Naga ini tertulis dalam sebuah scroll, yg ditaro di mulut patung naga, di langit2 Jade Palace. Sampai saat ini, selain master oogway, tidak ada seorangpun yg pernah melihat scroll tersebut.
Jadi apa hubungannya Po dengan mereka? Ya, tonton aja deeeh. Filmnya bagus dan insightnya juga bagus (halaaah, bakal dibahas sama bos-movie-insight di kantor ga yaaa... :P). Menjadi seorang yg hebat tidak ada rumus/resep khusus, tetapi percayalah dengan diri sendiri bahwa kita bisa. HIAAAT!!!
menjadi dewasa
Menjadi dewasa bukan berarti meninggalkan kepolosan. Menjadi dewasa berarti meninggalkan kekanak-kanakan.(Quote from M.Hickey)
menjadi dewasa
Menjadi dewasa bukan berarti meninggalkan kepolosan. Menjadi dewasa berarti meninggalkan kekanak-kanakan.(Quote from M.Hickey)
Turun Ke Jalan…
Harusnya hari ini ikutan funbike Thalassemia Day, tapi dari sebelum subuh hujan gak berhenti-berhenti... alhasil gak jadi deh. Daripada masuk angin... (eh, kalo hujan harusnya masuk air ya?).
Jam 10, hujan berhenti. Aku dan Ndulo pun berangkat ke Ragunan diantar Yadi naik Kapsul dengan membawa Xtrada-Xtrada yang udah ditangkringin di atas bike carrier dari semalam (kan persiapan buat funbike sebenernya).
Ceritanya mau soft launching sepeda Xtrada yang baru dibeli hari Selasa kemaren. (tag harga Rodalinknya masih nempel hehehe...) Niatnya sih mau nyobain ringan-ringan aja, 1-2 lap on road bonbin Ragunan dengan santai, terus pulang.
Tetaaaappppiiii... tidak sesuai perkiraan kita, ternyata Bonbin penuh banget. Tadinya kita mengira bakalan agak kosong, kan abis ujjaaannn dari sejak subuh tadi. Mak jaaann... ternyata orang dimana-mana gitu... Di deket kandang jerapah, aku udah agak-agak malas disuruh menembus kerumunan orang yang berdiri-diri di tengah jalan, akhirnya: "Kita lewat rumput aja gimana?" (karena rumputnya basah, gak banyak yang piknik di rumput)
Ndulo: "Kasian sepedanya dunk?"
Aku: "Lha ini kan MTB, emang didesain untuk begituan..." (begituan = tidak lewat jalan raya)
Hasilnya... ban jadi makin penuh tanah basah... wahahaha... kayak abis offroad dimana... pdhal cuman motong lewat rerumputan yang abis kena ujan.
Di tengah jalan... Ndulo ngusulin, kenapa gak pulang ke rumah naik sepeda aja. Sekalian nyoba bersepeda di jalan raya...
Jadi, muter Ragunan cukup 1 lap aja, itupun udah pakek stress karena banyak anak-anak kecil yang suka tau-tau melintas di depan jalur kita. Pas keluar Bonbin, sempet ber-hi-hi sama para petugas Bonbin. Ada yang mencet bel kerokeropi-ku segala... wakakakakak... ya iyalah pasti tertarik, lagian sepedanya bapak-bapak banget, tapi ada kerokeropi merem sebelah nangkring di handle bar-nya.
Setelah koordinasi sama Yadi, kita pun keluar menuju jalan besar. Hehehe... kata Ndulo aku terlalu hati-hati... jadi gak dapet-dapet kalo mau ngambil jalan... wekekekek.... ya gitu deh... mungkin lebih pede dikit kalo punya kaca spion kali yaa...
Dari Ragunan, lurus aja menuju Buncit Raya, tapi kita belok kanan di Republika (menggunakan trik angkot, karena takut motong dari kiri ke kanan pas di perempatan Republika), terus lewat jalan Pejaten Raya, belok di jalan Rambutan, nembus jalan Amil, sampe deh di Buncit Indah.
Di jalan ternyata becek juga, namanya abis ujan... jadinya becekan-becekan itu nyemprot-nyemprot ke atas pas di roda belakang (iyalah... abis gak pakek fender kan bannya). Jadinya ransel Ijo-ku pun belepotan tanah... kekekekek...
Dari Ragunan ke rumah 37 menit, udah sama berantem-berantem, ragu-ragu mau ambil jalan, nengok2 ke belakang takut Metromini ama Motor...
Waaaa... rencana cuman a Sunday breezy trip alias gowes santai di Ragunan, ternyata malah nyoba jalan raya... kekekek... gak capek banget sih, cuman gak pede ajaa... masih takut-takut, terutama motong2 jalannya...
Nah... sekarang mo tidur siang aahhh... barusan abis makan (gak 3 piring kok, makannya normal2 aja)...
Jam 10, hujan berhenti. Aku dan Ndulo pun berangkat ke Ragunan diantar Yadi naik Kapsul dengan membawa Xtrada-Xtrada yang udah ditangkringin di atas bike carrier dari semalam (kan persiapan buat funbike sebenernya).
Ceritanya mau soft launching sepeda Xtrada yang baru dibeli hari Selasa kemaren. (tag harga Rodalinknya masih nempel hehehe...) Niatnya sih mau nyobain ringan-ringan aja, 1-2 lap on road bonbin Ragunan dengan santai, terus pulang.
Tetaaaappppiiii... tidak sesuai perkiraan kita, ternyata Bonbin penuh banget. Tadinya kita mengira bakalan agak kosong, kan abis ujjaaannn dari sejak subuh tadi. Mak jaaann... ternyata orang dimana-mana gitu... Di deket kandang jerapah, aku udah agak-agak malas disuruh menembus kerumunan orang yang berdiri-diri di tengah jalan, akhirnya: "Kita lewat rumput aja gimana?" (karena rumputnya basah, gak banyak yang piknik di rumput)
Ndulo: "Kasian sepedanya dunk?"
Aku: "Lha ini kan MTB, emang didesain untuk begituan..." (begituan = tidak lewat jalan raya)
Hasilnya... ban jadi makin penuh tanah basah... wahahaha... kayak abis offroad dimana... pdhal cuman motong lewat rerumputan yang abis kena ujan.
Di tengah jalan... Ndulo ngusulin, kenapa gak pulang ke rumah naik sepeda aja. Sekalian nyoba bersepeda di jalan raya...
Jadi, muter Ragunan cukup 1 lap aja, itupun udah pakek stress karena banyak anak-anak kecil yang suka tau-tau melintas di depan jalur kita. Pas keluar Bonbin, sempet ber-hi-hi sama para petugas Bonbin. Ada yang mencet bel kerokeropi-ku segala... wakakakakak... ya iyalah pasti tertarik, lagian sepedanya bapak-bapak banget, tapi ada kerokeropi merem sebelah nangkring di handle bar-nya.
Setelah koordinasi sama Yadi, kita pun keluar menuju jalan besar. Hehehe... kata Ndulo aku terlalu hati-hati... jadi gak dapet-dapet kalo mau ngambil jalan... wekekekek.... ya gitu deh... mungkin lebih pede dikit kalo punya kaca spion kali yaa...
Dari Ragunan, lurus aja menuju Buncit Raya, tapi kita belok kanan di Republika (menggunakan trik angkot, karena takut motong dari kiri ke kanan pas di perempatan Republika), terus lewat jalan Pejaten Raya, belok di jalan Rambutan, nembus jalan Amil, sampe deh di Buncit Indah.
Di jalan ternyata becek juga, namanya abis ujan... jadinya becekan-becekan itu nyemprot-nyemprot ke atas pas di roda belakang (iyalah... abis gak pakek fender kan bannya). Jadinya ransel Ijo-ku pun belepotan tanah... kekekekek...
Dari Ragunan ke rumah 37 menit, udah sama berantem-berantem, ragu-ragu mau ambil jalan, nengok2 ke belakang takut Metromini ama Motor...
Waaaa... rencana cuman a Sunday breezy trip alias gowes santai di Ragunan, ternyata malah nyoba jalan raya... kekekek... gak capek banget sih, cuman gak pede ajaa... masih takut-takut, terutama motong2 jalannya...
Nah... sekarang mo tidur siang aahhh... barusan abis makan (gak 3 piring kok, makannya normal2 aja)...
Imeem, Jim Brickman, dan Lain-lain
Sore ini aku sign up di Imeem kan. Awalnya iseng-iseng, gara-gara liat di friendsternya kakak sepupuku ada Imeem di-embed. Trus iseng gabung, biar bisa dengerin streaming lagu-lagu ceritanya...
Nemu satu lagu, yang aku tak tahu kalo Jim Brickman pernah nyanyi di bonus track salah satu albumnya. Bukan original song-nya Brickman, tapi aku sudah lama tahu lagu itu. Judulnya The Rainbow Connection. Pengantarnya dari Brickman adalah...
"This is a song about magic, about inspiration, and mostly about... you'll never know what's coming next to your life..."
Brickman memainkan intro The Rainbow Connection yang khas banget... terus dia pun mulai menyanyi. Keren...
Aku sebenarnya sudah tergugah untuk menulisnya di blog friendsterku. Secara isinya tentang harapan dan impian kita dalam hidup ini. Pokoknya penuh renungan deh... taappiii...
...ternyata lagu berikutnya yang kutemukan membuatku gak jadi nulis di friendster, karena lagu itu membuat aku pengen ketawa terguling-guling.
Jadi yaa... di antara daftar lagu Brickman yang ada di Imeem. Tau-tau ada lagu berjudul Hakikat Cinta (Your Love). He? Apaan nih? Pas di-klik... WWUUUAAAA!!!! Ternyata...!!!! Itu lagu Your Love-nya Jim Brickman yang biasanya dinyanyikan bareng Michelle Wright. Cumaaan... yang nyanyi tuh penyanyi Malaysia bernama Fauziah Latiff... Duh, liriknya itu loh... jadi bahasa Melayu... wagu banget... apalagi buat yang setengah hafal lagu-lagunya Brickman... wakakakakak..
Ntar deh ya... kalo aku sudah berhasil mendengarkan liriknya, aku kasih lirik Melayu-nya disandingkan dengan lirik aslinya...
Dah gitu, ternyata bukan cuman 1 lagu itu yang dimelayukan, ada 4 lagu Brickman lainnya... wahahahaha... jadi serasa denger Project P deehh....
Nemu satu lagu, yang aku tak tahu kalo Jim Brickman pernah nyanyi di bonus track salah satu albumnya. Bukan original song-nya Brickman, tapi aku sudah lama tahu lagu itu. Judulnya The Rainbow Connection. Pengantarnya dari Brickman adalah...
"This is a song about magic, about inspiration, and mostly about... you'll never know what's coming next to your life..."
Brickman memainkan intro The Rainbow Connection yang khas banget... terus dia pun mulai menyanyi. Keren...
Aku sebenarnya sudah tergugah untuk menulisnya di blog friendsterku. Secara isinya tentang harapan dan impian kita dalam hidup ini. Pokoknya penuh renungan deh... taappiii...
...ternyata lagu berikutnya yang kutemukan membuatku gak jadi nulis di friendster, karena lagu itu membuat aku pengen ketawa terguling-guling.
Jadi yaa... di antara daftar lagu Brickman yang ada di Imeem. Tau-tau ada lagu berjudul Hakikat Cinta (Your Love). He? Apaan nih? Pas di-klik... WWUUUAAAA!!!! Ternyata...!!!! Itu lagu Your Love-nya Jim Brickman yang biasanya dinyanyikan bareng Michelle Wright. Cumaaan... yang nyanyi tuh penyanyi Malaysia bernama Fauziah Latiff... Duh, liriknya itu loh... jadi bahasa Melayu... wagu banget... apalagi buat yang setengah hafal lagu-lagunya Brickman... wakakakakak..
Ntar deh ya... kalo aku sudah berhasil mendengarkan liriknya, aku kasih lirik Melayu-nya disandingkan dengan lirik aslinya...
Dah gitu, ternyata bukan cuman 1 lagu itu yang dimelayukan, ada 4 lagu Brickman lainnya... wahahahaha... jadi serasa denger Project P deehh....
Tentang Belajar Bahasa
Baru-baru ini, saya berkenalan dengan seorang wanita Korea yang sudah cukup berumur tetapi masih punya semangat tinggi untuk belajar bahasa Thai. Dia belajar baru level awal, tinggal di Thailand baru beberapa lama. Tapi setiap kali bertemu saya atau dengan orang Thai lain, dia selalu berusaha berkomunikasi menggunakan bahasa Thai.
Awalnya saya pikir, duh ibu, kenapa kita [...]
P.S I Love You
Warning!!! Buat yg melankolik, sentimentil, cengeng, mudah tersentuh, saya sangat sarankan agar tidak menonton film ini dalam kondisi :
- bersama orang, kecuali jika orang tsb amat sangat mengerti diri anda
- di kantor, apalagi saat jam kantor ;)
- malam hari dimana besoknya ngantor, kecuali jika anda pede muncul dengan mata seperti panda
kakak saya bilang, film ini bagus tapi sedih. dia ngaku kalo dia nangis pas nonton (padahal kakak saya lebih preman dari saya). temen saya bilang, bagus dan lucu (tapi dia laki2 siy, jadi mungkin rada ga sensitif). nah, karena mereka bilang bagus, ya akhirnya saya putuskan dengan segenap hati, saya akan menonton film ini (halah mau nonton aja kok ribet amat, pake keputusan2 segala).
karena saya merasa kalo saya tuh termasuk salah satu dari tipe di atas (sok ngerasa aja gitu), jadi saya cukup prepare untuk nonton film ini. saya pun merancang acara nontonnya : sendirian, di kamar, malem2, hari jumat. jadi kan besok paginya aman tuh, soalnya libur.
dan terjadilah. di luar dugaan saya, dari awal sampai akhir film ini berhasil membuat saya menangis bombay tersedu sedu. saya pikir saya hanya akan menangis di beberapa bagian saja. tapi kenyataannya, tangisan itu tak bisa saya tahan. mengalir begitu saja, dari ujung ke ujung film!!! (terlalu lebay sih ini. pas opening title saya blom nangis kok. dan pas credit title saya sibuk menguras ingus -- maap kalo rada jorok)
awalnya cuma air mata keluar, kemudian disusul air dari hidung, untung ga sampe air dari mulut wakkkss!!! dari yg sediain tissue, sampe akhirnya tissue ga mempan (disamping saya merasa bersalah menghabiskan banyak tissue cuman buat 1 film). akhirnya baju tidur saya lepas (ganti baju lain tentunya - jgn mikir yg macem2), dan baju lama itu saya pakai buat ngelap segalanya :D
filmnya bagus banget. saya suka. walaupun saya amat anti film yg sad ending, tapi buat yg 1 ini pengecualian deh. hehehe, jadi ketauan ya kalo filmnya sad ending.. :P sukaaaa banget sama yg maen : hilary swank dan gerard butler. terutama gerard butler : luv u, babe!!
dan mau tau kah anda? besoknya, saya berhasil bangun dengan mata seperti panda! untung hari sabtu. coba kalo hari kerja, bingung dah. bisa bikin sekuelnya tragedi mata sembab di kantor tuh (hehehe, sori ya upie)
hmmh, jd pengen nyanyi : love u till the end... ;) p.s : ada yg punya lagunya??
- bersama orang, kecuali jika orang tsb amat sangat mengerti diri anda
- di kantor, apalagi saat jam kantor ;)
- malam hari dimana besoknya ngantor, kecuali jika anda pede muncul dengan mata seperti panda
kakak saya bilang, film ini bagus tapi sedih. dia ngaku kalo dia nangis pas nonton (padahal kakak saya lebih preman dari saya). temen saya bilang, bagus dan lucu (tapi dia laki2 siy, jadi mungkin rada ga sensitif). nah, karena mereka bilang bagus, ya akhirnya saya putuskan dengan segenap hati, saya akan menonton film ini (halah mau nonton aja kok ribet amat, pake keputusan2 segala).
karena saya merasa kalo saya tuh termasuk salah satu dari tipe di atas (sok ngerasa aja gitu), jadi saya cukup prepare untuk nonton film ini. saya pun merancang acara nontonnya : sendirian, di kamar, malem2, hari jumat. jadi kan besok paginya aman tuh, soalnya libur.
dan terjadilah. di luar dugaan saya, dari awal sampai akhir film ini berhasil membuat saya menangis bombay tersedu sedu. saya pikir saya hanya akan menangis di beberapa bagian saja. tapi kenyataannya, tangisan itu tak bisa saya tahan. mengalir begitu saja, dari ujung ke ujung film!!! (terlalu lebay sih ini. pas opening title saya blom nangis kok. dan pas credit title saya sibuk menguras ingus -- maap kalo rada jorok)
awalnya cuma air mata keluar, kemudian disusul air dari hidung, untung ga sampe air dari mulut wakkkss!!! dari yg sediain tissue, sampe akhirnya tissue ga mempan (disamping saya merasa bersalah menghabiskan banyak tissue cuman buat 1 film). akhirnya baju tidur saya lepas (ganti baju lain tentunya - jgn mikir yg macem2), dan baju lama itu saya pakai buat ngelap segalanya :D
filmnya bagus banget. saya suka. walaupun saya amat anti film yg sad ending, tapi buat yg 1 ini pengecualian deh. hehehe, jadi ketauan ya kalo filmnya sad ending.. :P sukaaaa banget sama yg maen : hilary swank dan gerard butler. terutama gerard butler : luv u, babe!!
dan mau tau kah anda? besoknya, saya berhasil bangun dengan mata seperti panda! untung hari sabtu. coba kalo hari kerja, bingung dah. bisa bikin sekuelnya tragedi mata sembab di kantor tuh (hehehe, sori ya upie)
hmmh, jd pengen nyanyi : love u till the end... ;) p.s : ada yg punya lagunya??
