Karlskrona (Sweden) – living in a Scandinavian country

Genap sudah 1 bulan kami tinggal di Karlskrona, Swedia. Ini adalah pengalaman kedua saya tinggal di Karlskrona – balik lagi setelah 12 tahun (baca post saya sebelumnya di sini). Bedanya, kala itu saya datang sendirian untuk menempuh pendidikan S2 di Blekinge Tekniska Högskola. Saat ini, saya datang bersama keluarga (istri dan 2 anak – perempuan dan laki-laki) untuk bekerja di kampus yang sama. Ini juga bukan kali pertama kami tinggal di negara Skandinavia, karena kami pernah tinggal selama 1,5 tahun di Odense, Denmark. Apa bedanya tinggalnya di Denmark dan Swedia? Ya, itu juga pertanyaan kami sebelumnya dan inilah beberapa jawabannya dari pengalaman kami.

Visa processing time

Baik saat ke Denmark maupun ke Swedia, saya mengajukan visa kerja (sebagai lecturer/researcher) dan visa untuk keluarga bersama-sama. Informasi pengajuan visa ke Denmark bisa diperoleh di website SIRI. Saat itu universitas menginisiasi pengajuan visa untuk memperoleh nomor case untuk saya dan keluarga. Setelah itu, saya dan keluarga juga membuat aplikasi masing-masing melalui website tersebut. Setelah mendapat approval, kami harus pergi ke Kedutaan Denmark di Dublin untuk pengambilan foto dan finger print. Stiker visa ditempel di paspor kita untuk bisa masuk ke Denmark. In total, perlu sekitar 2 bulan untuk pengurusan visa kerja ke Denmark. Beberapa minggu setelah kami tiba di Denmark, kami dikirimkan resident permit card ke alamat rumah.

Saat ke Swedia, pengajuan visa diinisiasi dan diwakili oleh BTH. Kami cukup melampirkan semua berkas yang diperlukan. Ketelah 3 bulan kami mendapat informasi bahwa visa telah disetujui. Kami membuat janji ke Kedutaan Swedia di Jakarta untuk pengambilan foto dan finger print. Setelah itu, kami menunggu sekitar 4 minggu untuk mengambil resident permit card. Tidak ada stiker visa yang ditempel di paspor.

National Registration

Baik di Denmark maupun di Swedia, kami sekeluarga harus registrasi ke Odense Kommune dan Karlskrona Kommun. Di Denmark, ini penting untuk mendapat yellow card (sundhedskort) yang menunjukkan nama, alamat dan nomor CPR (Central Person Register). Yellow card ini adalah bukti bahwa kita boleh menerima layanan kesehatan di Denmark, Greenland dan Faroe Island. No CPR ini adalah single nomor untuk segala keperluan. Formatnya: DDMMYY-XXXX, 2 digit tanggal, bulan dan tahun dan 4 digit identifier yang tidak boleh dibagikan ke orang lain.

Apakah cukup itu saja? Belum. Kita harus mengurus NEM ID (dan sekaratng MIT ID) – semacam password khusus untuk mengakses layanan publik dan perbankan. Caranya, cukup ke Kommune saja. Cuma, jika kita membuatnya untuk pertama kali, harus membawa orang yang sudah mempunyai NEM ID dan Yellow card untuk verifikasi eksistensi kita. Bingung kan?

Di Swedia, registrasi juga diperlukan untuk mendapatkan personnummer, dengan format YYMMDD-XXXX, 2 digit tahun terakhir, bulan, tanggal dan 4 digit identifier. Untuk mendapatkan ini, kita mesti pergi ke Service Kontor, satu kantor bersama untuk mengurus semua layanan publik, seperti pajak, social insurace, pension, dan lainnya. Satu minggu setelah kami lapor ke kantor tersebut, kami mendapat surat mengenai personnumer kami sekeluarga.

Setelah personnumer, kita harus membuat Swedish ID card di kantor yang sama. Bedanya kita perlu book appointment dan membayar 400 SEK per orang (diatas 13 tahun). Jika kita mempunya residence permit, cukup bawa itu saja dan paspor untuk mengecek data. ID card kami selesai dibuat setelah sekitar 1 minggu. ID card adalah dokumen resmi yang diterima sebagai bukti identitas resmi di seluruh Swedia.

Cukup itu saja? Belum. Kita harus membuat BankID – semacam aplikasi untuk verifikasi data kita online (seperti NEM ID/MIT ID) di Denmark. Bagaimana cara membuatnya? Kita mesti punya akun bank dan mereka yang akan membantu membuat BankID.

Healthcare System

Di Denmark, kita harus memilih dokter, baiknya yang buka praktik dekat rumah. Namun biasanya penuh. Jadi kita bisa tanya ke Komune dimana yang masih bisa menerima. Dulu kami tinggal di Odense SØ, sementara dokter kami di Odense C – sekitar 4 km. Tidak bisa langsung pergi ke sana. Harus nelpon dulu di jam tertentu, yaitu antara jam 8-9 pagi. Yang menerima adalah perawat. Dia akan assesment apakah perlu datang ke klink atau tidak. Jika perlu, dia akan book appointment saat itu juga. Kita tidak perlu membayar jasa dokter. Jika diresepkan obat, kita cukup pergi ke apotik di mana pun dan tunjukkan yellow card tersebut. Apoteker akan memberikan obat yang diresepkan dan kita harus membayarnya. Setau saya, ada batas tertentu yang kita harus bayar. Jika sudah melampui batas tersebut, kita tidak perlu membayar obat lagi.

Bagaimana dengan kesehatan gigi? Tidak di-cover oleh yellow card. Namun ada asuransi sendiri. Kami dulu ikut di asuransi ini. Kami dulu menjadi pasien di klink gigi ini. Biayanya lumayan. Biaya untuk ngecek gigi setiap 6 bulan termasuk scaling itu sekitar 600 DKK.

Di Swedia, setelah menerima personnumer, kami menerima surat-surat bahwa kami didaftar di VÃ¥rdcentral tertentu. Kami belum pernah ke sana. Informasi dari rekan di sini, kita harus membayar sekitar 300 SEK untuk sekali datang. Bagaimana dengan dokter gigi? Ada 2 jenis klinik: publik dan private. Soal biaya, hampir sama. Bedanya, di klinik publik, bisa 1 tahun lebih kita ketemu dokter – setidaknya itu yang disampaikan perawat langung ke saya. Di private, tidak selama itu. Perawat di klinik private bilang kalo saya bisa ketemu dokter sekitar Mei 2023. Untuk anak-anak, semuanya gratis sampai umur 23 tahun.

School

Di Denmark, anak-anak usia sekolah pergi ke sekolah berbahasa Denmark, dan ini gratis. Di Odense, ada juga sekolah internasional, tapi harganya mahal sekali. Di Karlskrona, ada sekolah lokal berbahasa Swedia dan sekolah internasional. Keduanya gratis. Anak-anak juga diberikan makan siang gratis. Sekolah di Denmark dan Swedia juga menyediakan aktivitas after school untuk orang tua yang bekerja fulltime. Tapi ini harus bayar proporsinal sesuai income keluarga.

Benefits

Di Denmark, anak-anak mendapat child benefit sampai umur 18 tahun. Tapi bagi orang asing seperti kami, anak-anak baru mendapat setelah tinggal 6 bulan di Odense, dan itupun cuma 8.3%. Nilai persentasi ini akan naik terus hingga 100% setelah tinggal 6 tahun. Child benefit ini dibayarkan setiap quarter (3 bulan sekali) dan nilainya 4,380 DKK (tahun 2022). Child benefit ini dibagi 2 dan dikirim ke rekening ayah dan ibu.

Sama seperti di Denmark, kita tidak perlu mengajukan aplikasi khusus untuk child benefit di Swedia. Kita cuma harus mengajukan aplikasi dan mendapatkan approval Swedish social insurance dan otomatis child benefit akan diterima.

Living

Secara umum tinggal di Odense dan Karlskrona tidak ada perbedaan yang signifikan. Karena kami lebih dekat ke centrum, kami tinggal di apartement (lantai bawah). Di Odense kami tinggal di rumah tapak, 4 km dari centrum. Ada playground di belakang apartmen kami. Sekolah sekitar 1 km dari apartmen. BTH sekitar 500m jaraknya. Groceris? Paling dekat Willys (300m), Lidl (1km).

Kami pindah ke Karlkrona di musim dingin dan ditengah perang Ukrainia Rusia. Suhu di apartmen kami sekitar 20 derajat. Heating di apartemen kami terpusat di Kommun, jadi mereka yang atur jika terlalu dingin di luar, heatingnya lebih hangat dan sebaliknya. Di Odense, heating kami yang atur terutama malam di musim dingin, jadi bisa lebih hangat. Baik di Odense dan Karlskrona tidak ada AC, namun jendelanya besar dan lebar.

Pengumuman Bebras 2022 dan Hari Ayah di Thailand

Hari Ayah di Thailand diperingati hari Senin, 5 Desember 2022 yang lalu. Sebelum lupa, saya ingin menuliskan beberapa catatan di hari tersebut. Karena itu hari libur, kami memutuskan untuk jalan-jalan ke Night Safari Chiang Mai. Tulisan ini baru dituliskan sekarang karena sedikit sibuk menyelesaikan E-book Catatan Membaca Buku 2022 dan juga mainan Artificial Intelligence menulis … Lanjutkan membaca "Pengumuman Bebras 2022 dan Hari Ayah di Thailand"

Setahun Main Pikmin Bloom

Kemarin diingatkan lagi sama Facebook, kalau kami sudah setahun mulai jalan kaki keliling komplek rumah sambil main Pikmin Bloom. Kalau sebelumnya main Pokemon Go, setelah main Pikmin Bloom, saya hampir tidak pernah lagi membuka Pokemon Go. Rasanya main Pikmin Bloom lebih sederhana. Tinggal buka aplikasinya, dan jalan kaki saja. Pikmin Bloom yang merupakan game yang … Lanjutkan membaca "Setahun Main Pikmin Bloom"

Mengenal Mastodon

Berbagai media sosial yang dimiliki berbagai perusahaan sudah datang dan pergi silih berganti (Friendster, Multiply, Google Plus, dsb). Saat ini Twitter dikhawatirkan akan mulai tenggelam di era Elon Musk, dan banyak orang mulai mempertimbangkan media sosial yang tidak dimiliki orang atau perusahaan tertentu dan saat ini yang populer adalah: Mastodon. Tulisan ini tujuannya untuk orang … Lanjutkan membaca "Mengenal Mastodon"

Kloning Massal Windows Bagian 2: Cloning dengan CloneZilla

CloneZilla merupakan program cloning disk berbasis Linux yang memiliki banyak sekali fitur. Clone Zilla dapat digunakan untuk clone via USB disk maupun network, mendukung kompresi dan juga enkripsi. Saya tuliskan pengalaman saya memakai program ini cloning laptop di IOI 2022. IOI 2022 diselenggarakan di sebuah hotel, dan belum ada kepastikan tentang detail teknis ruangan dan … Lanjutkan membaca "Kloning Massal Windows Bagian 2: Cloning dengan CloneZilla"

Jonathan 12 Tahun

Hari ini Jonathan bersia 12 tahun. Tahun depan resmi jadi teenager. Masih seperti tahun-tahun pandemi, kami tidak mengadakan perayaan undang teman tapi hanya merayakan bersama sebagai keluarga saja. Kebetulan juga hari ini dia mengikuti Tantangan Bebras 2022. Selain itu juga ada kegiatan lain yang harus dilakukan jam 3 – 4. Puji Tuhan, hari ini Jonathan … Lanjutkan membaca "Jonathan 12 Tahun"

Kloning Massal Windows Bagian 1: Mempersiapkan Disk Image

Mensetup Windows secara manual, menginstall satu persatu software yang kita butuhkan, dan mengubah setting setiap software butuh waktu cukup lama. Jika kita perlu melakukan ini pada banyak komputer, maka kita bisa melakukan cloning. Contoh perlunya memakai cloning ini misalnya untuk sebuah kompetisi, untuk dipakai di sekolah, untuk didistribusikan ke karyawan. Tulisan ini adalah pengalaman cloning … Lanjutkan membaca "Kloning Massal Windows Bagian 1: Mempersiapkan Disk Image"