Links oder Rechts? Left or Right?
Immer geradeaus dann nimmst du links...(pointing on the right side with left hand). If I try to point something with my left hand, all directions are left. If I try with my right hand, sometimes they are left, sometimes they are right. Depends on how busy my brain is. Well..
When I was small...ehm I mean when I was a little girl, I have problem in recognizing
Reise nach Heimat II
If you feel lost
And on your own
And far from home
You're never alone you know
Just think of your friends
The ones who care
They all will be waiting there
With love to share
And your heart will lead you ...
where you belong ...
And your heart will lead you home ----
Your heart will lead you home du Kenny Loggins.
Alors, kemp pikka, attendez moi! Je viens!!!
C'a été
Hari ini hari lembur kedua saya di tengah-tengah cuti lebaran. -sigh- Entah kenapa rasanya lemaaas sekali. Banyak kerjaan tapi tidak ada yang selesai dikerjakan. Atau mungkin sebenarnya tidak ada kemauan untuk mengerjakannya.Ngantuk. Capek. Banyak pikiran. Padahal kemarin hari pertama lembur,...
Fiuh... teori memang mudah dikatakan. Tapi pada saat mengalami hal yang bersangkutan teori itu entah hilang kemana.
Beberapa saat tadi aku buka pesan yang sebenarnya dikirim ke aku 3 minggu yang lalu. Tapi aku baru tau dan membuka pesan itu tadi.
Ups, ternyata teman yang mengirim pesan padaku itu keberatan dengan salah satu komentarku mengenai dia. Padahal komentar itu adalah candaku untuknya. Well, lain kepala memang bisa lain pula tanggapannya. Kenal lama bukan jaminan juga untuk bisa menyamakan isi kepala :)
Dalam canda, kadang bisa keterusan...
Dalam marah, kadang ingin mengeluarkan segala kejengkelan dan kekecewaan...
Dalam chating, kadang muncul komentar yang ga penting...
dan itu bisa saja melukai hati orang lain
Tulisan ini adalah pengingat kepada diri sendiri untuk lebih berhati-hati dalam bertutur kata. Lebih berhati-hati dalam menjaga lisan dari melukai orang lain. Entah disengaja maupun tidak...
Untuk semua teman yang pernah tersakiti oleh lisan ini, mohon maaf yang sedalam-dalamnya ya... Maafkan diriku ini...
Fiuh... teori memang mudah dikatakan. Tapi pada saat mengalami hal yang bersangkutan teori itu entah hilang kemana.
Beberapa saat tadi aku buka pesan yang sebenarnya dikirim ke aku 3 minggu yang lalu. Tapi aku baru tau dan membuka pesan itu tadi.
Ups, ternyata teman yang mengirim pesan padaku itu keberatan dengan salah satu komentarku mengenai dia. Padahal komentar itu adalah candaku untuknya. Well, lain kepala memang bisa lain pula tanggapannya. Kenal lama bukan jaminan juga untuk bisa menyamakan isi kepala :)
Dalam canda, kadang bisa keterusan...
Dalam marah, kadang ingin mengeluarkan segala kejengkelan dan kekecewaan...
Dalam chating, kadang muncul komentar yang ga penting...
dan itu bisa saja melukai hati orang lain
Tulisan ini adalah pengingat kepada diri sendiri untuk lebih berhati-hati dalam bertutur kata. Lebih berhati-hati dalam menjaga lisan dari melukai orang lain. Entah disengaja maupun tidak...
Untuk semua teman yang pernah tersakiti oleh lisan ini, mohon maaf yang sedalam-dalamnya ya... Maafkan diriku ini...
Akhirnya setelah keliling2 (Verteks, BEC) dapat juga Session 1 serial 24. Beberapa hari ini akan disibukkan dengan nonton nonstop :-)OK Jack Bauer, wait for me...
Akhirnya setelah keliling2 (Verteks, BEC) dapat juga Session 1 serial 24. Beberapa hari ini akan disibukkan dengan nonton nonstop :-)OK Jack Bauer, wait for me...
Lagi tergila2 serial 24. Sudah nonton session 2 s.d 5. Session 1 belum dapet. Ini serial bagus banget, Te O Pe Be Ge Te. Aku bukan maniak nonton, jadi, suka pilih2 (biasanya by rekomendasi). Kalo nggak bagus2 banget, nggak bakal ditonton. Tapi yang satu ini emang lain daripada yg lain. Jauh lebih bagus daripada beberapa serial lain yang pernah kutonton (CSI, Numb3rs, SmallVill). Alur ceritanya