Been a while away from home 2011-09-04 17:57:00

catch my breath eeuuhhh this headache won't go?!!!!! suffocated. I guess she's worried about me. She's been calling me almost everyday. It's ironic to hear encouraging words from someone who also needs encouragement. It's like someone saying to you not to die after you got shot in the heart, while she got shot in the head. I know, we're fighting different battle, but we're doing it together. We

unspoken words 2011-09-02 08:59:00

Daze encouragement is a burden cliché, boring sunshine is sickening, blinding night is suffocating sleep is just a set of unconsciousness no song is suitable chocolate is no longer tempting eating is no longer satisfying hunger, starving, craving friends? betrayal lonely? too crowded strangers careless you just hate everybody but you hate yourself the most sad, angry, dissapointed no more goal

unspoken words 2011-09-02 08:59:00

Daze encouragement is a burden cliché, boring sunshine is sickening, blinding night is suffocating sleep is just a set of unconsciousness no song is suitable chocolate is no longer tempting eating is no longer satisfying hunger, starving, craving friends? betrayal lonely? too crowded strangers careless you just hate everybody but you hate yourself the most sad, angry, dissapointed no more goal

Pizza Yang Lebih Kriuk

Masih juga tentang pizza.... haha...

Dengan pan teflon yang sama (ukuran 24"), untuk membuat roti pizza yang lebih tipis dan kriuk, kurangi porsi tepung terigu, baking powder, air, dan minyak goreng sampai dengan 1/2 kali lipat. Dengan berkurangnya ketipisan pizza, waktu memasak juga bisa dikurangi jadi 10 menit saja, paling lama 15 menit. Jadi takarannya menjadi sbb:

+ 1/2 cup tepung terigu (ekivalen 8 sendok makan)
+ 3/4 sendok teh baking powder
+ 50 ml air
+ 1 sdm minyak goreng

Hmmm... tak sabar mau masak pizza lagi nih. (sampe Omla boseeenn... hihihihihi...)

Pizza Yang Lebih Kriuk

Masih juga tentang pizza.... haha...

Dengan pan teflon yang sama (ukuran 24"), untuk membuat roti pizza yang lebih tipis dan kriuk, kurangi porsi tepung terigu, baking powder, air, dan minyak goreng sampai dengan 1/2 kali lipat. Dengan berkurangnya ketipisan pizza, waktu memasak juga bisa dikurangi jadi 10 menit saja, paling lama 15 menit. Jadi takarannya menjadi sbb:

+ 1/2 cup tepung terigu (ekivalen 8 sendok makan)
+ 3/4 sendok teh baking powder
+ 50 ml air
+ 1 sdm minyak goreng

Hmmm... tak sabar mau masak pizza lagi nih. (sampe Omla boseeenn... hihihihihi...)

unspoken words 2011-08-24 09:16:00

Lösch mir die Augen aus(von Rainer Maria Rilke, 1901) Lösch mir die Augen aus: ich kann dich sehn, wirf mir die Ohren zu: ich kann dich hören, und ohne Füße kann ich zu dir gehn, und ohne Mund noch kann ich dich beschwören. Brich mir die Arme ab, ich fasse dich mit meinem Herzen wie mit einer Hand, halt mir das Herz zu, und mein Hirn wird schlagen, und wirfst du in mein Hirn den Brand, so werd

unspoken words 2011-08-24 09:16:00

Lösch mir die Augen aus(von Rainer Maria Rilke, 1901) Lösch mir die Augen aus: ich kann dich sehn, wirf mir die Ohren zu: ich kann dich hören, und ohne Füße kann ich zu dir gehn, und ohne Mund noch kann ich dich beschwören. Brich mir die Arme ab, ich fasse dich mit meinem Herzen wie mit einer Hand, halt mir das Herz zu, und mein Hirn wird schlagen, und wirfst du in mein Hirn den Brand, so werd

Stove Top Pizza (Cara Mudah dan Murah Bikin Pizza)

Aku punya 2 macam comfort food: sate ayam dan pizza. Meskipun awalnya susah mencari sate ayam di Sorong ini, ternyata dengan bermodal tanya sana-tanya sini, aku menemukan tukang sate yang buka sampe malam, lokasinya hanya sepelemparan batu dari rumah dinasku pula. Tinggal pizza nih... Masa' sih harus nunggu ke Makassar, Jakarta, atau Yogya dulu kalo mau makan pizza?

Waktu aku baru datang, di daerah Remu ada yang jualan Pizza dan Pasta, tapi belum sempat kami mencicipi, warung itu keburu tutup. Wiken kemaren, di tengah-tengah pasar murah, tetangga rumah dinasku cerita kalau di daerah Tembok ada Pizza Rakyat, pizza kaki lima franchise dari Tangerang. Tapi... Waktu hari minggu-nya kami mencari-cari, ternyata yang jualan sudah keburu pulang kampung mau lebaran. Uhuuuu... Penonton kecewaaa...

Sebenarnya bukannya aku gak mau nyoba masak sendiri, masalahnya adalah aku gak punya oven. Sudah sejak datang kemari aku berniat: nanti setelah kawinan mau beli microwave, kalo ada yang microwave convection, yang jadi 1 paket dengan convection oven. Tapi apa dinyana... Aku gak mau beli microwave atawa oven dulu, sebelum ada tempat meletakkannya... Mau minta meja lagi ke logistik belum sempat juga.

Sampai... Tadi siang aku menemukan resep Stove Top Pizza ini. Tanpa oven. Tanpa ragi (jadi gak pake acara mendiamkan adonan). Cuma 10-20 menit masaknya. Udah gitu, selain si kontributor resep, ada 2 orang lagi yang sudah coba resep itu, semuanya berhasil. Sungguh menggiurkan bukan?

Maka... Pulang kantor pun aku mulai keluar dapur (iya, soalnya dapurnya di luar rumah...). Dan meracik pizza porsi untuk 2 orang (kalo di Pizza Hut ukuran personal pan). Beginilah resepnya:

Bahan roti:
1 cup tepung terigu (atau = 16 sendok makan)
1 1/4 sendok teh baking powder
Sedikit garam (mungkin sekitar 1/4 sdt)
100 ml air
1-2 sendok makan minyak

Bahan topping:
Saus spaghetti del monte
Daging asap
Sayur beku, rendam air panas dulu
Keju cheddar
(topping-nya sesuai selera aja sih, dan sesuai ketersediaan bahan tentunya)

Cara membuat:
+campur tepung terigu, baking powder, garam dalam baskom.

+tambahkan 1 sdm minyak ke campuran tepung.

+aduk-aduk pakai tangan sambil perlahan-lahan ditambahkan air.

+aduk terus sampai adonannya menjadi satu

+tambahkan sedikit tepung ke permukaan baskom

+uleni adonan sebentar di dalam baskom (sebenernya sih gak harus di baskom, idealnya malah di permukaan datar yang bersih, tapi aku gak punya permukaan yang cukup luas selain talenan mini).

+tinggalkan sebentar adonan roti, kita beralih ke topping.

+potong-potong daging asap. Eh udah gitu doang ya?

+ambil pan teflon kesayangan, lumuri/oles dengan margarin secara merata.

+gilas adonan roti sehingga berbentuk piringan. (aku menggilasnya di atas talenan miniku, pake gilesan adonan / roller).

+ketipisan disesuaikan denga selera masing-masing, karena ada yang suka pizza tipis, ada juga yang suka tebel. Pastikan ukurannya masuk ke pan kesayangan.

+letakkan adonan roti di pan teflon.

+oleskan saus spaghetti secukupnya.

+taburi dengan segala macam topping.

+parut keju cheddar di atas topping lainnya. Kalo ada keju mozarella atau keju cheddar yang quick melt, itu akan jadi lebih mantab!

+letakkan pan di atas kompor, nyalakan kompor. Tutup pan dengan tutup panci (kalo ada pasangannya lebih bagus, kalo aku sih pake tutup panci kukusan). Penutupan pake tutup panci ini penting, untuk mensimulasi proses pemanggangan di oven mungkin yaa...

+masak selama 10-20 menit tergantung ketebalan pizza-nya dengan api kecil minimalis. Pizzaku agak tebal, jadi memakan waktu 20 menit.

+setelah adonan roti terlihat kering, angkat dan hajar bleh!

Taaaaarrraaaa.... Begini deh waktu baru mateng.



Dan kurang lebih beginilah penampakan irisan pizza dari samping....



Rasa? Rasanya gak sebanding dengan usaha yang dikeluarkan... Alias usahanya cuman gitu-gitu aja (aku pikir bikin pizza tuh bakalan ribet suribut), tapi rasanya mantaabbb!!!! Selamat berkreasi!

Stove Top Pizza (Cara Mudah dan Murah Bikin Pizza)

Aku punya 2 macam comfort food: sate ayam dan pizza. Meskipun awalnya susah mencari sate ayam di Sorong ini, ternyata dengan bermodal tanya sana-tanya sini, aku menemukan tukang sate yang buka sampe malam, lokasinya hanya sepelemparan batu dari rumah dinasku pula. Tinggal pizza nih... Masa' sih harus nunggu ke Makassar, Jakarta, atau Yogya dulu kalo mau makan pizza?

Waktu aku baru datang, di daerah Remu ada yang jualan Pizza dan Pasta, tapi belum sempat kami mencicipi, warung itu keburu tutup. Wiken kemaren, di tengah-tengah pasar murah, tetangga rumah dinasku cerita kalau di daerah Tembok ada Pizza Rakyat, pizza kaki lima franchise dari Tangerang. Tapi... Waktu hari minggu-nya kami mencari-cari, ternyata yang jualan sudah keburu pulang kampung mau lebaran. Uhuuuu... Penonton kecewaaa...

Sebenarnya bukannya aku gak mau nyoba masak sendiri, masalahnya adalah aku gak punya oven. Sudah sejak datang kemari aku berniat: nanti setelah kawinan mau beli microwave, kalo ada yang microwave convection, yang jadi 1 paket dengan convection oven. Tapi apa dinyana... Aku gak mau beli microwave atawa oven dulu, sebelum ada tempat meletakkannya... Mau minta meja lagi ke logistik belum sempat juga.

Sampai... Tadi siang aku menemukan resep Stove Top Pizza ini. Tanpa oven. Tanpa ragi (jadi gak pake acara mendiamkan adonan). Cuma 10-20 menit masaknya. Udah gitu, selain si kontributor resep, ada 2 orang lagi yang sudah coba resep itu, semuanya berhasil. Sungguh menggiurkan bukan?

Maka... Pulang kantor pun aku mulai keluar dapur (iya, soalnya dapurnya di luar rumah...). Dan meracik pizza porsi untuk 2 orang (kalo di Pizza Hut ukuran personal pan). Beginilah resepnya:

Bahan roti:
1 cup tepung terigu (atau = 16 sendok makan)
1 1/4 sendok teh baking powder
Sedikit garam (mungkin sekitar 1/4 sdt)
100 ml air
1-2 sendok makan minyak

Bahan topping:
Saus spaghetti del monte
Daging asap
Sayur beku, rendam air panas dulu
Keju cheddar
(topping-nya sesuai selera aja sih, dan sesuai ketersediaan bahan tentunya)

Cara membuat:
+campur tepung terigu, baking powder, garam dalam baskom.

+tambahkan 1 sdm minyak ke campuran tepung.

+aduk-aduk pakai tangan sambil perlahan-lahan ditambahkan air.

+aduk terus sampai adonannya menjadi satu

+tambahkan sedikit tepung ke permukaan baskom

+uleni adonan sebentar di dalam baskom (sebenernya sih gak harus di baskom, idealnya malah di permukaan datar yang bersih, tapi aku gak punya permukaan yang cukup luas selain talenan mini).

+tinggalkan sebentar adonan roti, kita beralih ke topping.

+potong-potong daging asap. Eh udah gitu doang ya?

+ambil pan teflon kesayangan, lumuri/oles dengan margarin secara merata.

+gilas adonan roti sehingga berbentuk piringan. (aku menggilasnya di atas talenan miniku, pake gilesan adonan / roller).

+ketipisan disesuaikan denga selera masing-masing, karena ada yang suka pizza tipis, ada juga yang suka tebel. Pastikan ukurannya masuk ke pan kesayangan.

+letakkan adonan roti di pan teflon.

+oleskan saus spaghetti secukupnya.

+taburi dengan segala macam topping.

+parut keju cheddar di atas topping lainnya. Kalo ada keju mozarella atau keju cheddar yang quick melt, itu akan jadi lebih mantab!

+letakkan pan di atas kompor, nyalakan kompor. Tutup pan dengan tutup panci (kalo ada pasangannya lebih bagus, kalo aku sih pake tutup panci kukusan). Penutupan pake tutup panci ini penting, untuk mensimulasi proses pemanggangan di oven mungkin yaa...

+masak selama 10-20 menit tergantung ketebalan pizza-nya dengan api kecil minimalis. Pizzaku agak tebal, jadi memakan waktu 20 menit.

+setelah adonan roti terlihat kering, angkat dan hajar bleh!

Taaaaarrraaaa.... Begini deh waktu baru mateng.



Dan kurang lebih beginilah penampakan irisan pizza dari samping....



Rasa? Rasanya gak sebanding dengan usaha yang dikeluarkan... Alias usahanya cuman gitu-gitu aja (aku pikir bikin pizza tuh bakalan ribet suribut), tapi rasanya mantaabbb!!!! Selamat berkreasi!

Stove Top Pizza (Cara Mudah dan Murah Bikin Pizza)

Aku punya 2 macam comfort food: sate ayam dan pizza. Meskipun awalnya susah mencari sate ayam di Sorong ini, ternyata dengan bermodal tanya sana-tanya sini, aku menemukan tukang sate yang buka sampe malam, lokasinya hanya sepelemparan batu dari rumah dinasku pula. Tinggal pizza nih... Masa' sih harus nunggu ke Makassar, Jakarta, atau Yogya dulu kalo mau makan pizza?

Waktu aku baru datang, di daerah Remu ada yang jualan Pizza dan Pasta, tapi belum sempat kami mencicipi, warung itu keburu tutup. Wiken kemaren, di tengah-tengah pasar murah, tetangga rumah dinasku cerita kalau di daerah Tembok ada Pizza Rakyat, pizza kaki lima franchise dari Tangerang. Tapi... Waktu hari minggu-nya kami mencari-cari, ternyata yang jualan sudah keburu pulang kampung mau lebaran. Uhuuuu... Penonton kecewaaa...

Sebenarnya bukannya aku gak mau nyoba masak sendiri, masalahnya adalah aku gak punya oven. Sudah sejak datang kemari aku berniat: nanti setelah kawinan mau beli microwave, kalo ada yang microwave convection, yang jadi 1 paket dengan convection oven. Tapi apa dinyana... Aku gak mau beli microwave atawa oven dulu, sebelum ada tempat meletakkannya... Mau minta meja lagi ke logistik belum sempat juga.

Sampai... Tadi siang aku menemukan resep Stove Top Pizza ini. Tanpa oven. Tanpa ragi (jadi gak pake acara mendiamkan adonan). Cuma 10-20 menit masaknya. Udah gitu, selain si kontributor resep, ada 2 orang lagi yang sudah coba resep itu, semuanya berhasil. Sungguh menggiurkan bukan?

Maka... Pulang kantor pun aku mulai keluar dapur (iya, soalnya dapurnya di luar rumah...). Dan meracik pizza porsi untuk 2 orang (kalo di Pizza Hut ukuran personal pan). Beginilah resepnya:

Bahan roti:
1 cup tepung terigu (atau = 16 sendok makan)
1 1/4 sendok teh baking powder
Sedikit garam (mungkin sekitar 1/4 sdt)
100 ml air
1-2 sendok makan minyak

Bahan topping:
Saus spaghetti del monte
Daging asap
Sayur beku, rendam air panas dulu
Keju cheddar
(topping-nya sesuai selera aja sih, dan sesuai ketersediaan bahan tentunya)

Cara membuat:
+campur tepung terigu, baking powder, garam dalam baskom.

+tambahkan 1 sdm minyak ke campuran tepung.

+aduk-aduk pakai tangan sambil perlahan-lahan ditambahkan air.

+aduk terus sampai adonannya menjadi satu

+tambahkan sedikit tepung ke permukaan baskom

+uleni adonan sebentar di dalam baskom (sebenernya sih gak harus di baskom, idealnya malah di permukaan datar yang bersih, tapi aku gak punya permukaan yang cukup luas selain talenan mini).

+tinggalkan sebentar adonan roti, kita beralih ke topping.

+potong-potong daging asap. Eh udah gitu doang ya?

+ambil pan teflon kesayangan, lumuri/oles dengan margarin secara merata.

+gilas adonan roti sehingga berbentuk piringan. (aku menggilasnya di atas talenan miniku, pake gilesan adonan / roller).

+ketipisan disesuaikan denga selera masing-masing, karena ada yang suka pizza tipis, ada juga yang suka tebel. Pastikan ukurannya masuk ke pan kesayangan.

+letakkan adonan roti di pan teflon.

+oleskan saus spaghetti secukupnya.

+taburi dengan segala macam topping.

+parut keju cheddar di atas topping lainnya. Kalo ada keju mozarella atau keju cheddar yang quick melt, itu akan jadi lebih mantab!

+letakkan pan di atas kompor, nyalakan kompor. Tutup pan dengan tutup panci (kalo ada pasangannya lebih bagus, kalo aku sih pake tutup panci kukusan). Penutupan pake tutup panci ini penting, untuk mensimulasi proses pemanggangan di oven mungkin yaa...

+masak selama 10-20 menit tergantung ketebalan pizza-nya dengan api kecil minimalis. Pizzaku agak tebal, jadi memakan waktu 20 menit.

+setelah adonan roti terlihat kering, angkat dan hajar bleh!

Taaaaarrraaaa.... Begini deh waktu baru mateng.



Dan kurang lebih beginilah penampakan irisan pizza dari samping....



Rasa? Rasanya gak sebanding dengan usaha yang dikeluarkan... Alias usahanya cuman gitu-gitu aja (aku pikir bikin pizza tuh bakalan ribet suribut), tapi rasanya mantaabbb!!!! Selamat berkreasi!