Cantik, tak selalu menarik. Apaaaaaaaaaaa???? Sabar sabar. Kisah ini adalah kejadian nyata. Kejadian yang memberi bukti bahwa nama yang cantik belum tentu secantik tingkah laku si pemilik nama.
Camilla, nama yang indah dan cenderung mengarah kepada nama perempuan. Sama sih dengan Sariyem misalnya. Ga mungkin kan ada cowok yang namanya Camilla dan Sariyem? Walau demikian, rasa dan interpretasi yang dihasilkan dari kedua nama tersebut sangat berbeda. Meski kebenarannya masih perlu dibuktikan dengan kehadiran fisik dan perilaku si pemilik nama.
Sariyem, pembokat, item kucel dari kampoeng. Camilla, hmm..bahkan rangkaian kata yang tersusun indah pun tak bisa mewakili sosok yang dibayangkan. Apalagi jika namanya ditambah menjadi Camilla Sastro Wardoyo atau Camilla Blezynki. Wuih, dashyat man!
Mari kita tinggalkan Sariyem agar bisa bekerja dengan tenang. Tokoh utama dalam tulisan ini adalah Camilla. Camilla dan saudara kembarnya, sebut saja dengan K.
Kita pasti mengetahui siapa itu bencong atau banci. Sebagian besar dari kita bahkan menyadari bahwa dalam duben (dunia bencong), ada aturan tak tertulis bahwa siang dan malam seperti pria dan wanita. Ya, siang bernama Santo kalo malam menjadi Santi. Atau Tejo di pagi hari dan Tamara di malam hari. Demikian juga Camilla yang bernama asli Topan. Entah kenapa saudaranya juga bernama Topan. Keluarga yg aneh.
Kaum bencong sering diidentikkan sebagai sesuatu yg tidak baik. Begitu juga dengan Camilla dan saudaranya. Camilla beraksi pada tahun 1969. Korbannya tidak tanggung-tanggung, 250 orang meninggal. Saudaranya, K,lebih sadis lagi, dia beraksi tahun 2005 ini. Korbannya diperkirakan ribuan. Semoga saja tidak.
Tak hanya meminta korban manusia. K ini bahkan bisa menyebabkan rakyat Indonesia tambah miskin saja. Gara-gara dia, kebutuhan dollar meningkat tajam. Akibatnya nilai rupiah terhadap dollar pun turun. Bener-bener keterlaluan, siapa sih K ini?
Dia adalah Katrina, badai topan dasyat yang melanda Amerika Serikat. Gara-gara Katrina harga minyak dunia melejit sampai angka 75 dollar AS per barel. Camilla adalah nama badai topan yang melanda Mississippi, AS, pada tanggal 17 Agustus 1969.
Wanita:Dari Sudut Pandang Sepatu
Jin Gendut (JG) : "Tuan, sebutkan permintaan terakhir Anda!"
Tuan Aladin (TA) : "Saya ingin hidup seribu tahun lagi."
JG : "Tuan, plis deh."
TA : "Ya itu, saya ingin hidup seribu tahun lagi."
JG : "Ga mungkin Tuan."
TA : "Kamu saya pecat, dasar jin goblok!"
JG : "Baik Tuan baik, maafkan saya."
TA : "Eits..eits..tunggu, saya tidak ingin hidup seribu tahun lagi tapi saya ingin dihidupkan ribuan taun lagi."
JG : "Dengan senang hati Tuan"
Akhirnya, ribuan taun itu pun datang. Aladin lahir kembali. Dasar jin-nya goblok, Aladin tidak lahir dalam wujud manusia, tapi dalam bentuk sepatu. Tau kan sepatu Aladin, model sepatu perempuan yang ujungnya meruncing. Sepatu yg lagi trend saat ini.
Bagi saya, cowok, rasanya aneh aja sepatu Aladin hari gini. Tapi coba mari dipikirkan dengan jernih. Tentunya apapun yg ada di alam ini pasti ada hikmahnya. Ada fungsi tersembunyi yang mungkin tidak disadari oleh pembuatnya. Seperti bom atom dan Om Albert.
Sepatu, fungsi dasarnya masih tetap sebagai alas kaki. Model sepatu untuk wanita sangat beraneka ragam. Ada sepatu normal, sepatu dengan alas kaki tebal, sepatu dengan hak yg tinggi, sepatu dengan ujung meruncing dan sebagainya. Sangat berbeda dengan model sepatu kaum pria.
Selidik punya selidik, ternyata ini berhubungan erat dengan fitrah wanita. Konon katanya wanita berasal dari rusuk pria. Implikasinya secara umum pria lebih kuat dibanding wanita. Secara umum yah, maaf tante-tante. Karena itu wanita lebih cenderung bersifat defensif. Dan ternyata ini juga berdampak pada model sepatu.
Jaman dulu kondisi lingkungan masih aman. Tingkat kejahatan tidak setinggi sekarang. Atau setidaknya tidak diangkat ke media sesering sekarang. Kaum wanita masih merasa aman tentram tanpa ancaman, dari semut sekalipun. Akibatnya sepatu pun cukup dengan model sepatu bertali.
Masa berikutnya, banyak industri baru di muka bumi. Akibat limbah dan pencemaran lainnya, keseimbangan alam goyah. Rantai makanan kehilangan beberapa komponen. Serangga, bakteri dan virus berkembang dengan pesat. Wanita perlu melindungi kakinya. Lahir sepatu dengan model konservatif.
Hari berganti hari. Program tv berganti program. Acara kriminal muncul di layar kaca. Lepas dari pendapat yang kontradiktif tentang acara kriminal, liputan tindak kejahatan menjamur di semua tv. Dari mulai Patroli, Buser, Sidik, Selidik, TKP dan sebagainya. Wanita merasa perlu lebih melindungi diri. Alat melindungi diri yang umum dipakai adalah tameng. Tameng tebal pun muncul sebagai alas kaki.
Jaman pun semakin edan, kriminalitas semakin merajalela. Dalam dunia sepakbola ada sebuah kepercayaan bahwa pertahanan yang baik adalah menyerang. Ternyata hal ini diadaptasi pula oleh para perancang sepatu wanita. Jadilah sepatu dengan ujung runcing untuk men-kick dengan tajamnya para pengganggu wanita.
Di tempat-tempat tertentu, demi keamanan kaum pria, sepatu jenis diatas dilarang. Serius loh, coba liat gambar disamping.
Dan demi kenyamanan wanita juga sih, emang enak jalan di pantai pake unjung lancip dan hak tinggi :p
Tuan Aladin (TA) : "Saya ingin hidup seribu tahun lagi."
JG : "Tuan, plis deh."
TA : "Ya itu, saya ingin hidup seribu tahun lagi."
JG : "Ga mungkin Tuan."
TA : "Kamu saya pecat, dasar jin goblok!"
JG : "Baik Tuan baik, maafkan saya."
TA : "Eits..eits..tunggu, saya tidak ingin hidup seribu tahun lagi tapi saya ingin dihidupkan ribuan taun lagi."
JG : "Dengan senang hati Tuan"
Akhirnya, ribuan taun itu pun datang. Aladin lahir kembali. Dasar jin-nya goblok, Aladin tidak lahir dalam wujud manusia, tapi dalam bentuk sepatu. Tau kan sepatu Aladin, model sepatu perempuan yang ujungnya meruncing. Sepatu yg lagi trend saat ini.
Bagi saya, cowok, rasanya aneh aja sepatu Aladin hari gini. Tapi coba mari dipikirkan dengan jernih. Tentunya apapun yg ada di alam ini pasti ada hikmahnya. Ada fungsi tersembunyi yang mungkin tidak disadari oleh pembuatnya. Seperti bom atom dan Om Albert.
Sepatu, fungsi dasarnya masih tetap sebagai alas kaki. Model sepatu untuk wanita sangat beraneka ragam. Ada sepatu normal, sepatu dengan alas kaki tebal, sepatu dengan hak yg tinggi, sepatu dengan ujung meruncing dan sebagainya. Sangat berbeda dengan model sepatu kaum pria.
Selidik punya selidik, ternyata ini berhubungan erat dengan fitrah wanita. Konon katanya wanita berasal dari rusuk pria. Implikasinya secara umum pria lebih kuat dibanding wanita. Secara umum yah, maaf tante-tante. Karena itu wanita lebih cenderung bersifat defensif. Dan ternyata ini juga berdampak pada model sepatu.





Dan demi kenyamanan wanita juga sih, emang enak jalan di pantai pake unjung lancip dan hak tinggi :p
Untuk wanita-wanita luar biasa yang sangat percaya diri dan tidak memerlukan alat pertahanan diri, seperti misalnya Mbak ini, sepatunya sangat mirip pria.Coba liat gambar berikut.

Roda Baru : Sedia Ketupat

Warung RB, sedia KETUPAT. Ada ketupat sayur, ketupat pecel dan ketupat opor ayam.
"Pukisnya satu bungkus Pak" minta saya. Loh kok bisa ketupat jadi pukis? Saya akan jawab pada saatnya nanti. Dan saat itu adalah sekarang :p Saya membeli kue itu pada seorang penjual yg berada di depan warung RB. Ketika saya beranjak pergi dari penjual pukis itulah, pandangan saya tertuju pada spanduk ijo bertuliskan RODA BARU. Jarum jam seperti berhenti. Fokus menuju pada sebuah titik.
Terlalu berlebihan jika mengandaikan kejadian itu bagai seorang pria normal terpesona pada Tamara. Tamara beda dengan ketupat bukan :D Tidak tepat juga jika saya menganalogikan peristiwa tersebut bagai sebuah magnet yang menarik besi. Tidak mungkin. Meski ada daya tarik yang luar biasa pada benda itu. Ada apa ini? Ada apa ini? Saya belum menyadari sebelum pencerahan itu tiba.
Mencoba untuk berpikir.Berpikir.Dan berpikir.
RODA BARU dan hidup saya? Saya laper :D Iya sih. Tapi getaran ini bukan seperti perut keroncongan. Ada hal lain. Roda adalah benda yang berbentuk lingkaran dan dapat berputar. Kadang sebuah sisi berada di atas, kadang di bawah. Aihhh, ini mah seperti kehidupan. Ting tuing ting tiiing.
Saat itu, saya memang seperti Bapak Polantas gendut yang berada di persimpangan jalan *kenapa ya ada banyak polisi lalu lintas yang gendut, bukannya mereka masih berolahraga secara teratur?. Dia bisa memutuskan untuk membuka jalur ke jalan A, jalan B atau jalan lainnya. Begitu juga saya, bisa memutuskan untuk mengambil pilihan A, pilihan B atau alternatif lainnya.
Lepas dari problema cinta. Lepas dari masa kuliah. Lepas dari masa lajang. Lepas dari kegelapan. Dan lepas dari kehidupan dunia pun menawarkan sesuatu yang sama. Perubahan. Ya perubahan.
Banyak yang bilang, tidak ada yang kekal di dunia ini kecuali perubahan itu sendiri. Ungkapan itu mungkin benar, mungkin juga tidak. Ada keraguan pada diri manusia ketika dia dihadapkan pada perubahan hidup. Keraguan yang berbeda tingkat dan jenis untuk tiap karakter manusia tentunya.
Yang pasti RODA BARU sedia ketupat. Begitu pula jika Anda memilih roda baru dalam kehidupan.Sama, roda baru juga menawarkan ketupat, kesempatan dan tantangan untuk kehidupan terindah.
Paddeln auf der Niers Last wednesday was a great…
Paddeln auf der Niers
Last wednesday was a great day. Our department held an excursion as a refreshing. We went to canoe on Niers.
Niers is a river on the most east side of Niederrhein, a border with Netherland. It is running paralel with Rhein and Maas. Actual length of this river is 116 km, with speed around 2-3 km per hour. But yesterday, i think i's just about 1 km per hour. The water is
Baby baby baby Annisa Tazkya Azizah (Kia) Dessi …
Baby baby baby
Annisa Tazkya Azizah (Kia)
Dessi Eko selamet ya. And thanks dah bikin aku jadi tante lagi hehehe.
uuuu to twiitt kuci kuci.
-----------
Chocolate     Poulain 1848……mmmm…
Chocolate
   
Poulain 1848......mmmmmm udah lama ga maem. Weekend kudu beli!!
      
      
If I have used your copyrighted graphic, please inform me and I will remove it.
-----------
Again?? Weekend, time to go shopping (shopping n…
Again??
Weekend, time to go shopping (shopping not "shopping"), wash clothes..(her clothes), eat a lot, sleep, hanging out, sleep. So this was how it began: LIDL..done, ALDI..done, EXTRA...closed?!?!?! I thought they would start to close on 1st of August?! Big Liar!!! Buuu. Plan B, EDEKA. So there was I heading to Edeka. Red light, then.."Entschuldigung, Sie sind Muslim?". A man, not too old
Akronim dan Singkatan
Gila! Gw mengawali pagi ini dengan suatu hal yang sedikit memalukan, setelah malam tadi gw lewati dengan sedikit kesedihan... Gw ditanyain oleh atasan gw--well, sebenarnya bukan atasan gw langsung, tapi dua step di atas gw. Beliau bertanya: "Tin, HACMP itu singkatan dari apa si?"
Biasanya, otak gw mampu mengingat berbagai macam akronim dan singkatan dalam dunia IT. Hal ini bukan pertama kalinya beliau bertanya singkatan ke gw dan gw ga bisa njawab. Dulu beliau bertanya: "RTO itu apa sih?" Gw bukan tipe-tipe yang asslicker gitu, yang harus bersikap seolah-olah manis di depan mereka yang merupakan atasan-atasan gw. Tapi ini cukup jadi tamparan bagi daya belajar gw. Bukan itu saja singkatan-singkatan yang gw ga tau artinya, tapi singkatan yang dulunya familiar sekarang jadi lupa. Mulai dari DMZ, MTU, PSN, ICMP, BGP, OSPF hingga singkatan mudah seperti SMTP terlupakan begitu saja...
Sejak gw di institusi ini, daya belajar gw menurun drastis. Gak ada lagi yang namanya research, mbuat paper, dan presentasi dari apa yang gw pelajari. Di samping gw mungkin terlena dengan kenikmatan atas apa yang bisa gw peroleh di sini, mgkn juga di sini ga ada wadah yang bisa menyalurkan keinginan gw.
Di tempat kerja gw sebelumnya, gw bisa melakukan self-learning, membuat paper untuk disharing di suatu repository server, dan melakukan presentasi dalam bahasa Inggris. Cukup menantang dan mengusik jiwa gw yang haus terhadap pengetahuan apapun. Tapi di sini? Yang hanya bisa gw share itu hanya merupakan pendidikan yang diselenggarakan oleh institusi. Padahal, pegawai angkatan baru kaya gw blum bisa dikutsertakan ke beberapa pendidikan. Bisa diikutsertakan dengan perlindungan dan kesepakatan serta membypass beberapa prosedur. Ketika gw dengan sukarela berbagi apa yang gw ketahui, pandangan miris seperti sok jago, terlalu teoritis, dan pandangan negatif lainnya. Mungkin ini yang mengkebiri nafsu belajar gw. Tapi baru kemarin, seorang teman menunjukkan ke gw sebuah repository untuk berbagi. Berbagi apapun termasuk self-learning! hmmm... libido belajar gw mulai naik lagi...
Biasanya, otak gw mampu mengingat berbagai macam akronim dan singkatan dalam dunia IT. Hal ini bukan pertama kalinya beliau bertanya singkatan ke gw dan gw ga bisa njawab. Dulu beliau bertanya: "RTO itu apa sih?" Gw bukan tipe-tipe yang asslicker gitu, yang harus bersikap seolah-olah manis di depan mereka yang merupakan atasan-atasan gw. Tapi ini cukup jadi tamparan bagi daya belajar gw. Bukan itu saja singkatan-singkatan yang gw ga tau artinya, tapi singkatan yang dulunya familiar sekarang jadi lupa. Mulai dari DMZ, MTU, PSN, ICMP, BGP, OSPF hingga singkatan mudah seperti SMTP terlupakan begitu saja...
Sejak gw di institusi ini, daya belajar gw menurun drastis. Gak ada lagi yang namanya research, mbuat paper, dan presentasi dari apa yang gw pelajari. Di samping gw mungkin terlena dengan kenikmatan atas apa yang bisa gw peroleh di sini, mgkn juga di sini ga ada wadah yang bisa menyalurkan keinginan gw.
Di tempat kerja gw sebelumnya, gw bisa melakukan self-learning, membuat paper untuk disharing di suatu repository server, dan melakukan presentasi dalam bahasa Inggris. Cukup menantang dan mengusik jiwa gw yang haus terhadap pengetahuan apapun. Tapi di sini? Yang hanya bisa gw share itu hanya merupakan pendidikan yang diselenggarakan oleh institusi. Padahal, pegawai angkatan baru kaya gw blum bisa dikutsertakan ke beberapa pendidikan. Bisa diikutsertakan dengan perlindungan dan kesepakatan serta membypass beberapa prosedur. Ketika gw dengan sukarela berbagi apa yang gw ketahui, pandangan miris seperti sok jago, terlalu teoritis, dan pandangan negatif lainnya. Mungkin ini yang mengkebiri nafsu belajar gw. Tapi baru kemarin, seorang teman menunjukkan ke gw sebuah repository untuk berbagi. Berbagi apapun termasuk self-learning! hmmm... libido belajar gw mulai naik lagi...
Persetan dengan pandangan-pandangan miris kalian. Toh, gw yakin kalian akan
membutuhkan beberapa ilmu baru dari orang lain untuk bisa bersaing dengan
anak-anak baru seperti gw! Ingat itu!
Gw sendiri belum pernah memetakan apa isi otak gw ini. Beberapa teman kuliah gw pernah berkomentar tentang apa yang bisa gw inget dan disimpan di otak gw. Berbagai macam hal-hal yang ga mudah di inget oleh mereka, gw bisa mengingatnya. IP Address berbagai mesin dan server di kampus masih bisa gw inget. Singkatan,akronim,istilah, atau apapun itu gw bisa menjelaskan dengan gamblang. Gw pikir itu si bukan karena gw nerd, tp mungkin mereka aja yang gak mau mengingatnya. Mereka cuma tertawa dan berkata: "apa sih isi otak lu itu?semua dimasukin ya?"
Pak atasan, mgkn bapak tidak membaca blog gw. Tapi inilah jawaban yang bapak minta...
Pak atasan, mgkn bapak tidak membaca blog gw. Tapi inilah jawaban yang bapak minta...
- HACMP: High Availability Cluster Multi Processing, suatu teknologi dari IBM untuk menjaga availiability sekelompok resource agar tetap bisa memiliki kinerja yang terbaik, meski salah satu resource rusak.
- RTO: Recovery Time Objective, jumlah satuan waktu yang diinginkan dari suatu proses recovery terhadap sebuah resource. Jumlah satuan waktu ini berhubungan dengan BCP (Business Continuity Plan) yang ditetapkan oleh institusi untuk menjaga reputasinya tetap baik.
Next time, you could ask me more than these...
~all rise~
Jadi inget UMPTN dulu Stress!! Tp kata mbolin ak…
Jadi inget UMPTN dulu
Stress!! Tp kata mbolin aku teh emang stress mulu. Ya abis kayaknya ada yg kurang gitu, kalo ga stress. Asa sekolahnya ga afdol. Kekeke.
Untung aja ga jerawatan kayak jaman UMPTN dulu, ampe orang ga percaya kalo tumpukan jerawat di jidadku itu jerawat. Disangkanya penyakit kulit kronis kali. Erh emang agak menjijikan. Stress dua kali kalo gitu mah da.
Kangen kemp pikka
A lesson of love
Toshinobu Kubota, yang biasa dipanggil Shinji mengucapkan selamat tinggal kepada keluarganya di negerinya yang lama untuk mencari hidup yang lebih baik di Amerika. Ayahnya memberinya uang simpanan keluarga yang disembunyikan di dalam kantong kulit. Di sini keadaan sulit, katanya sambil...
