JGTC – 19 November 2006

Waktu nyampe di FEUI, Depok jam 11 siang bersama Ndulo & Bulo, parkirannya masih sepi. Mobil kita adalah mobil ketiga yang masuk di area parkir JGTC.

Gak hanya parkiran, areal JGTC-nya sendiri juga masih sepi. Sebagai tanda masuk, kita distempel di leher. Aneh banget sih... masa’ ngasih cap di leher, leher kan termasuk anggota badan yang gampang berkeringat. Gak lama, pasti tinta stempel-nya luntur deh. Tapi untung deh... kita datengnya agak pagi... coba kalo udah sore, bayangkan... pasti stempel-nya udah nempel di leher ratusan bahkan ribuan orang, yang penuh dengan keringat. Hiiyy... jayji jijay...

Selain dikasi stempel, kita juga dikasi setumpuk majalah dan tabloid dari sponsor yang awalnya kita anggap annoying dan menuh-menuhin tas.Terus kita cari tempat buat duduk dulu buat masukin tumpukan majalah kita dan mulai ngeliat leaflet. Ternyata ada dua panggung: Cozy dan Jazzy. Panggung yang paling dekat dengan tempat kita masuk adalah panggung Cozy.

Kita tungguin sampe show di panggung Cozy selesai dulu, terus waktu mereka lagi pergantian pemain, kita jalan ke panggung Jazzy yang ada di sisi lain dari halaman FEUI. Dalam perjalanan ke Jazzy, kita sekalian ngeliat-liat bazaar, tapi kok gak ngeliat ada yang jualan merchandise ya?? Kayaknya sih ada, tapi kurang mencolok...

Waktu sampe di Jazzy, kira-kira hampir jam 12 tuh, panas pisan kan, tapi kita menemukan space buat duduk di bawah pohon, penuh rumput pula. Nah... ternyata tabloid tadi berguna di sini: buat alas duduk. Terus kalo majalahnya, ya buat dibaca-baca, kalo lagi nunggu pergantian artis, atau ya dibaca sambil dengerin si artis main musik. Dengerin musik kan gak selalu membutuhkan konsentrasi penuh...

Jadinya... secara umum, yang dilakukan selama JGTC adalah duduk di bawah pohon sambil baca majalah, dan mendengarkan live music yang main di panggung Jazzy. Gak lupa menikmati angin semilir-semilir, namun tetep kesumukan.

Artis pertama yang kita nikmati adalah Zefa, pianis ABG. Tauk gak sih... aku tuh dari dulu mengira bahwa Zefa itu anak perempuan. Sejak awal membaca artikel dan iklan-iklan di milis ttg show-nya Zefa and The Uncles, aku gak pernah berpikiran bahwa Zefa bukan perempuan, bahkan setelah menontonnya di Java Jazz... (yah, di Java Jazz emang aku nonton dari mezanin sih, sambil makan pula, sementara Zefa main di lobby).

Tapi ternyata bou, di JGTC kemaren, aku baru ngeh kalo Zefa itu anak laki-laki!! Hahaha... payah banget yee... duh maaf deh....

Berikutnya adalah Kul Kul, band dari Bali, yang lengkap dengan alat-alat musik Bali. Keren banget... My favorite adalah Janger yang dibawakan dalam fusion, uh oh jadi ingat Janger versi paduan suara yang ngetop banget itu (di kalangan paduan suara sih), sampe udah dibikin beberapa versi.

Oya, speaking of fusion nih... Kul Kul ini menurut aku adalah fusion yang sukses, mereka memadukan musik tradisional dan modern, dimana dua-duanya gak kehilangan cirri masing-masing. Itu gak gampang, banyak juga musisi yang berusaha menggabungkan keduanya, tapi pada akhirnya salah satu ketilep sama yang lain.

Setelah Kul Kul ada Idang Rasjidi, karena bukan penggemar berat, jadi sambil lalu ndengerinnya. Plus kita sambil makan siang Goiza. Karena kita gak mau meninggalkan tempat kita yang strategis itu, jadi aku saja yang pergi beli makan siang. Terus dibawa balik ke spot kita itu.

Trus... abis Idang, ini dia yang ditunggu-tunggu: Tompi!! Penampilan Tompi siang itu gak sekeren yang di Java Jazz sebenernya, tapi tetep lebih keren dari kalo hanya dengerin kasetnya aja sih... Yang menakjubkan adalah dia benar-benar menyedot penonton. Waktu Tompi baru mulai nyanyi, lapangan di depan panggung Jazzy belum terlalu penuh, Ndulo masih bisa mbawa kamera ke depan untuk moto-moto Tompi dan pemain keyboardnya yang katanya ganteng. Lama-kelamaan, orang berdatangan dan bertambah banyak, sampe waktu Tompi selesai nyanyi (lewat jadwal hampir 15 menit loh dia), di sekeliling kita sudah penuh banget orang.

Selesai Tompi, kita memutuskan untuk jalan-jalan dulu, ngeliat-liat bazaar, cari cemilan. Tempat duduk strategis direlakan saja lah... pegel banget bok, itu udah jam ½ 4, kita udah duduk di situ dari jam 12 kurang.

Areal JGTC udah semakin penuh aja, kalo tadi pagi bisa lenggang kangkung, sekarang mesti zigzag, selap selip sana sini. Misalkan kita lagi naik starship, seperti kalo lagi lewat asteroid belt gitu deh... rasanya pliket banget loh... ya itulah... harga ekonomis gitu masa’ minta dingin... hehe...

Waktu lagi dalam keadaan sumuk duduk di bawah pohon tadi, aku jadi mikir-mikir... teringat jaman di kampus dulu...terutama kalo lagi ada acara-acara gitu, kayak misalnya Pasar Seni ITB. Hanya sandal jepitan, kaosan, bawa ransel, ndeprok di tanah, terus kepanasan, pliket, tapi tetep menikmati... Bukan hal yang sering kulakukan setelah bekerja...

Jam ½ 5, kita balik lagi ke Jazzy, ternyata spot strategis kita belum ada yang menempati!! Horeeee....!!! Kali ini adalah show terakhir yang kita nikmati (jam 6 mau pulang, besoknya kan ngantor). Yang tampil adalah Ireng Maulana cs... wuuaaa... ini juga keren banget, apalagi si Margie dengan suara alto badaknya. Ternyata di album barunya, mereka ngebawain lagu-lagu yang aslinya not-so-jazzy. Tapi ya gitu deh, begitu dibawain sama Margie (padahal hanya sepenggal, tanpa iringan musik pula), kok bisa ya terdengar jazzy...

Waktu jam 6 akhirnya kita meninggalkan panggung Jazzy, ternyata untuk keluar dari areal JGTC aja susahnya bukan main. Macet!! Lautan manusia gitu sih... dah gitu, setelah kita berhasil melewati pintu keluar, jreng!! Kita melihat antrian yang mau masuk, ada kali sekitar 50 meter-an. Hihihi... selamet penuh-penuhan yee... tapi makin malam makin seru sih… sayang besok mesti ngantor.

Kesimpulannya adalah meskipun panas dan sumpek-sumpekan, it was an enjoyable experience. Tahun depan, kalo tak ada aral-melintang, aku mau datang lagi!!

Something to talk about

It's another lazy sunday morning.. and I realize I have been making daily posts which indicates that my stress level has evidently increased over the past few days.. but aside from that.. I'm actually having a lot of dialogues with...

Day dreaming on a Saturday morning

Weekend may seem like a nice word for most people.. a time to finally unwind, relax, and just simply.. have fun.. but for Schulich student it's actually a time to hit the steering wheel.. Yupe, it's work time for us....

Kenapa TV sebaiknya tidak berada di kamar tidur?

1, supaya tidak ada orang yang tertidur di depan TV 2. supaya saat kita ingin tidur kita tidak usah tergoda untuk menonton (yang mengakibatkan kita bangun kesiangan karena begadang nonton TV) Kenapa TV sebaiknya dimatikan di saat tidur? 1. hemat energi hemat biaya 2. ada yang bilang jika kita tidur dengan suara yang terus berputar seperti sesuatu yang menghipnotis [...]

Berat sebenarnya meninggalkan ITB…

Dscn1267 Lagu ini jadi sering kudengerin menjelang aku memutuskan "off" dari kerjaanku sebagai dosen di Teknik Informatika ITB. Rasanya berat banget meninggalkan ITB, tapi aku sudah sampai pada suatu keputusan bahwa aku harus segera "moving forward".

Mank di ITB ga bisa ya ?

Begitulah pertanyaan yang sering kudapat..

Ya sudahlah, aku lagi pengen berlayar…… (actually not as that simple…:)). Lagu nya mas Rod Steward ini terasa dalam sekali maknanya…..

I am sailing,

I am sailing, Home again cross the sea.

I am sailing, stormy waters, To be near you, to be free.

I am flying, I am flying, Like a bird cross the sky.

I am flying, passing high clouds, To be with you, to be free.

Can you hear me, can you hear me Thro the dark night, far away, I am dying, forever trying, To be with you, who can say.

Can you hear me, can you hear me, Thro the dark night far away. I am dying, forever trying, To be with you, who can say.

We are sailing, we are sailing, Home again cross the sea.

We are sailing stormy waters, To be near you, to be free. Oh lord, to be near you, to be free. Oh lord, to be near you, to be free, Oh lord.

31

lagi pingin nyanyi…


heran,

di deket meja kerja gw, ada yg ngebuat iTunes playlist yang isinya cuma 2 lagu. Dua-duanya dari Naff di album Isyarat Hati. Yang pertama judulnya "Akhirnya ku menemukanmu", trus satu lagi "Kau Masih Kekasihku"...

Iseng-iseng ngedengerin liriknya ampe abis, ternyata lagu pertama itu tentang orang yang sedang jatuh cinta yang ingin diterima apa adanya [atau adanya apa? ] Trus lagu yg kedua tentang orang yg udah gak lagi bersama a.k.a diputusin tapi masih cinta ama pasangannya... Lucu juga...

"akhirnya ku menemukanmu"
Naff - Isyarat Hati


akhirnya, ku menemukanmu
saat hati ini mulai merapuh
akhirnya, ku menemukanmu
saat raga ini ingin berlabuh

kuberharap engkaulah
jawaban s'gala risau hatiku
dan biarkan diriku
mencintaimu hingga ujung usiaku

jika nanti kusanding dirimu
miliki aku dengan segala kelemahanku
dan bila nanti engkau di sampingku
jangan pernah letih 'tuk mencintaiku

akhirnya, ku menemukanmu
saat hati ini mulai merapuh

kuberharap engkaulah
jawaban s'gala risau hatiku
dan biarkan diriku
mencintaimu hingga ujung usiaku

jika nanti kusanding dirimu
miliki aku dengan segala kelemahanku
dan bila nanti engkau di sampingku
jangan pernah letih 'tuk mencintaiku

jika nanti kusanding dirimu
miliki aku dengan segala kelemahanku
dan bila nanti engkau di sampingku
jangan pernah letih 'tuk mencintaiku

akhirnya, ku menemukanmu

satu lagi lagunya


"kau masih kekasihku"
Naff - Isyarat Hati

jauh di lubuk hatiku
masih terukir namamu
jauh di dasar jiwaku
engkau masih kekasihku

tak bisa kutahan laju angin
untuk semua kenangan yang berlalu
hembuskan sepi
merobek hati

meski raga ini tak lagi milikmu
namun di dalam hati ku sungguh engkau hidup
entah sampai kapan
kutahankan rasa cinta ini

jauh di lubuk hatiku
masih terukir namamu
jauh di dasar jiwaku
engkau masih kekasihku

dan kuberharap semua ini
bukanlah kekeliruan seperti yang kukira
seumur hidupku
akan menjadi doa untukmu

jauh di lubuk hatiku
masih terukir namamu
jauh di dasar jiwaku
engkau masih kekasihku
masih kekasihku

andai saja waktu bisa terulang kembali
akan kuserahkan hidupku di sisimu
namun kutahu itu takkan mungkin terjadi
rasa ini menyiksaku
sungguh-sungguh menyiksaku

jauh di lubuk hatiku
masih terukir namamu
jauh di dasar jiwaku
engkau masih kekasihku
masih kekasihku

kau masih kekasihku
kau masih kekasihku
kau masih kekasihku
kau masih kekasihku
jauh di lubuk hatiku

lagi pingin nyanyi…


heran,

di deket meja kerja gw, ada yg ngebuat iTunes playlist yang isinya cuma 2 lagu. Dua-duanya dari Naff di album Isyarat Hati. Yang pertama judulnya "Akhirnya ku menemukanmu", trus satu lagi "Kau Masih Kekasihku"...

Iseng-iseng ngedengerin liriknya ampe abis, ternyata lagu pertama itu tentang orang yang sedang jatuh cinta yang ingin diterima apa adanya [atau adanya apa? ] Trus lagu yg kedua tentang orang yg udah gak lagi bersama a.k.a diputusin tapi masih cinta ama pasangannya... Lucu juga...

"akhirnya ku menemukanmu"
Naff - Isyarat Hati


akhirnya, ku menemukanmu
saat hati ini mulai merapuh
akhirnya, ku menemukanmu
saat raga ini ingin berlabuh

kuberharap engkaulah
jawaban s'gala risau hatiku
dan biarkan diriku
mencintaimu hingga ujung usiaku

jika nanti kusanding dirimu
miliki aku dengan segala kelemahanku
dan bila nanti engkau di sampingku
jangan pernah letih 'tuk mencintaiku

akhirnya, ku menemukanmu
saat hati ini mulai merapuh

kuberharap engkaulah
jawaban s'gala risau hatiku
dan biarkan diriku
mencintaimu hingga ujung usiaku

jika nanti kusanding dirimu
miliki aku dengan segala kelemahanku
dan bila nanti engkau di sampingku
jangan pernah letih 'tuk mencintaiku

jika nanti kusanding dirimu
miliki aku dengan segala kelemahanku
dan bila nanti engkau di sampingku
jangan pernah letih 'tuk mencintaiku

akhirnya, ku menemukanmu

satu lagi lagunya


"kau masih kekasihku"
Naff - Isyarat Hati

jauh di lubuk hatiku
masih terukir namamu
jauh di dasar jiwaku
engkau masih kekasihku

tak bisa kutahan laju angin
untuk semua kenangan yang berlalu
hembuskan sepi
merobek hati

meski raga ini tak lagi milikmu
namun di dalam hati ku sungguh engkau hidup
entah sampai kapan
kutahankan rasa cinta ini

jauh di lubuk hatiku
masih terukir namamu
jauh di dasar jiwaku
engkau masih kekasihku

dan kuberharap semua ini
bukanlah kekeliruan seperti yang kukira
seumur hidupku
akan menjadi doa untukmu

jauh di lubuk hatiku
masih terukir namamu
jauh di dasar jiwaku
engkau masih kekasihku
masih kekasihku

andai saja waktu bisa terulang kembali
akan kuserahkan hidupku di sisimu
namun kutahu itu takkan mungkin terjadi
rasa ini menyiksaku
sungguh-sungguh menyiksaku

jauh di lubuk hatiku
masih terukir namamu
jauh di dasar jiwaku
engkau masih kekasihku
masih kekasihku

kau masih kekasihku
kau masih kekasihku
kau masih kekasihku
kau masih kekasihku
jauh di lubuk hatiku

sedih.. hiks.

lagi sedih niy. semalam ‘dimarahi’ teman saya. hikss.. padahal saya kan tidak sengaja, atau saya kan tidak menyengajakan diri (duh, bahasa apa pula itu!!) sehingga akhirnya terjadi seperti ini. kalau mau dirunut-runut, gara-garanya ada 2.

gara-gara kesatu adalah akhir-akhir ini saya suka pulang malam. pulang malam karena ada kerjaan di kantor. pulang malam sehingga janji-janji saya harus saya abaikan, saya batalkan, saya re-schedule, eeeh saya batalkan lagi karena pulang malam lagi… ( saya sendiri pasti esmosih kalau ada yg ingkar janji. tapi kali ini saya lagi, saya lagi, dan saya lagi yang ngebatalin janji.

gara-gara kedua adalah akhir-akhir ini saya males bawa-bawa hp kemana-mana. eh, sebenarnya sih kalo yang ini bukan akhir-akhir ini ajah.. P jeleknya saya itu, saya suka menyetel hp dalam keadaan silent. saya juga suka meninggalkan hp saya entah dimana dan saya pergi entah kemana. yang paling parah, kalau ada sms atau miskol masuk, saya juga suka males ngebalesin. jadi bagi kalian yang sms/telponnya saya ladeni, bersyukurlah.. *alaaah* ;P

akhirnya kemarin malam, ditengah-tengah pekerjaan kantor yang menguras tenaga, pikiran, dan esmosih jiwa, masuklah sebuah sms… langsung menusuk ke hati! "Neng,lu dimana?Kok kynya belakangan ini susah bgt hub lu ya..Telp hp ga diangkt,telp rumah blm plg.Lu knp sih ris?Bls kek,at least ada kbr.. =(" Deg..!! saya langsung terdiam karena menyesal, terharu dicariin, dan marah sama diri saya sendiri. duh, maafin saya ya teman-teman.. janji deh ga bakal seenaknya lagi ngeladenin kalian.. )